Korut batalkan traktat militer

Militer Korea Selatan
Keterangan gambar, Korea Selatan melakukan latihan militer anti kapal perang

Korea Utara mengumumkan pihaknya telah menarik diri dari satu kesepakatan yang bertujuan mencegah pertikaian senjata dengan Korea Selatan.

Keputusan ini diambil ditengah peningkatan ketegangan antara kedua negara akibat tenggelamnya kapal perang Korea Selatan.

Langkah Korea Utara itu merupakan aksi balasan terhadap Seoul karena menuduh Pyongyang melakukan serangan torpedo yang membuat kapal Cheonan tenggelam pada bulan Maret.

Satu penyelidikan internasional menyimpulkan bahwa kapal Cheonan tenggelam akibat torpedo Korea Utara. Tuduhan ini dibantah keras oleh negara tertutup itu.

Sementara itu, angkatan laut Korea Selatan mengadakan latihan anti kapal selam besar-besaran.

Dalam pernyataan tertulis yang dimuat di kantor berita Korea Utara, militer negara itu juga memperingatkan bahwa jika kapal perang Korea Selatan melintasi perbatasan maritim yang dipertikaikan negara itu akan segera melakukan serangan.

Wartawan BBC di Seoul mengatakan pengumuman itu merupakan satu gambaran terbaru bahwa ketegangan semakin meningkat.

Korea Utara sebelumnya mengumumkan bahwa negara itu menarik diri dari semua perjanjian dengan Korea Selatan.

Latihan Korea Selatan

Pengumuman Korea Utara ini dikeluarkan beberapa jam setelah 10 kapal perang Korea Selatan melakukan latihan anti serangan kapal selam.

Latihan ini merupakan pertanda awal dari kedudukan Korea Selatan dalam bereaksi atas insiden tenggelamnya kapal perang mereka.

Korea Selatan juga mengumumkan satu paket hukuman antara lain menghentikan seluruh perdagangan dan juga membawa Korea Utara ke Dewan Keamanan PBB agar dikenai sanksi.

Hari Selasa malam Korea Utara mengumumkan pemutusan semua hubungan dengan Korea Selatan dan melarang semua kapal dan pesawat Korea Utara dari wilayahnya.

Korea Utara juga akan menutup jalan penghubung Korea Utara dan Korea Selatan, jika pengeras suara Korea Selatan yang menyiarkan propaganda ke arah perbatasan kembali dimulai.

Secara teknis kedua negara ini sebenarnya masih dalam keadaan perang karena perang Korea diakhiri tahun 1953 tanpa ada kesepakatan damai.

Peta Semenanjung Korea