Cameron dan Obama akan bahas BP

Perdana Menteri Inggris David Cameron akan membahas bencana tumpahan minyak Teluk Meksiko dengan Presiden Barack Obama hari Sabtu.
PM Cameron sebelumnya mengatakan bahwa dia merasa "frustrasi dan khawatir" terhadap kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh sumur BP yang masih terus bocor.
Tetapi Downing Street mengatakan pembicaraan telpon dengan Presiden Obama akan seperti "negarawan dan profesional".
PM Cameron dan Menteri Keuangan George Osborne sudah berbicara kepada Komisaris BP Carl-Henric Svanberg mengenai krisis itu.
Seorang juru bicara Downing Street mengatakan Svanberg menegaskan kepada Cameron bahwa BP akan "terus melakukan upaya yang bisa mereka lakukan untuk menghentikan tumpahan minyak, membersihkan kerusakan dan memenuhi seluruh klaim yang sah untuk membayar ganti rugi."
Svanberg akan berkunjung ke Gedung Putih minggu depan.
Kalangan pengusaha Inggris resah dengan retorika anti Inggris pemerintah Obama
'Anti-Inggris'
Kecaman Presiden Obama terhadap BP, dan terutama terhadap Presiden Direktur BP Tony Hayward, selama ini sangat tajam.
Sejumlah pengusaha terkemuka Inggris bahkan menuduh pemerintahan presiden Obama menggunakan "retorika anti-Inggris" dalam membicarakan tumpahan minyak.
Tetapi Menteri Energi Inggris Chris Huhne menyatakan dia memperkirakan pembicaraan antara PM Cameron dan Presiden Obama akan berlangsung dengan bersahabat dan produktif.
Wartawan BBC urusan bisnis Robert Peston mengatakan BP sekarang tampaknya akan menuruti tekanan pemerintah Amerika agar menunda pembagian deviden kepada para pemegang saham.
Direksi perusahaan minyak raksasa Inggris itu akan bertemu pada hari Senin untuk membahas kemungkinan tersebut.
Wartawan kami mengatakan: "Dewan direksi BP memakan waktu yang lama untuk memutuskan bahwa kalau Presiden Obama ingin agar mereka berhenti membayar deviden, mungkin hal itu cukup masuk akal."





























