Aksi Israel bisa picu perang

Bashar al-Assad
Keterangan gambar, Bashar al-Assad memimpin salah satu negara seteru Israel

Aksi Israel menyerbu kapal bantuan untuk Gaza memperbesar kemungkinan perang di Timur Tengah, kata Presiden Suriah Bashar al-Assad kepada BBC.

Dia mengatakan Suriah berusaha mencegah perang kawasan, tapi tidak ada peluang perdamaian dengan pemerintah yang berkuasa di Israel saat ini.

Presiden Suriah menyatakan pemerintah Israel saat ini "pyromaniac" (gila menyulut konfrontasi).

Menurut dia, Timur Tengah sedang mengalami masa perubahan besar.

Assad mengatakan serangan Israel teerhadap Konvoi Free Gaza yang menewaskan sembilan aktivis Turki memiliki konsekuesi serius.

"[Itu ] menghancurkan peluang perdamaian (tercapai) dalam waktu dekat," katanya.

"Utamanya sebab itu membuktikan bahwa pemerintah (Israel) ini pemerintah pyromaniac, dan anda tidak mungkin berdamai dengan pemerintah semacam itu.''

Assad menepis tuduhan bahwa dia mempersenjatai milisi Hizbollah di Libanon.

Israel, Amerika dan Inggris yakin Assad tidak hanya mengirimkan senjata ke milisi tersebut, tapi mengirimkan persenjataan yang lebih besar, lebih baik dan lebih akurat dari sebelumnya.

Assad tampaknya sedang tidak bersemangat menanggapi upaya Amerika untuk membujuk dia agar menjauh dari persekutuan jangka panjang Suriah-Iran.

Dia mengatakan dia senang berhubungan dengan Amerika Serikat. Tapi, Iran akan tetap menjadi sekutunya.