Uni Eropa terapkan sanksi untuk Iran

Iran mendapatkan sanksi internasional karena program nuklirnya
Keterangan gambar, Iran mendapatkan sanksi internasional karena program nuklirnya

Uni Eropa segera mengadopsi sanksi baru untuk Iran, yang kali ini mengarah pada perdangan luar negeri, layanan keuangan serta sektor gas dan energi negeri itu.

Keputusan ini merupakan langkah terbaru dari serangkaian langkah yang diambil dunia internasional untuk menekan program nuklir Iran.

Para pemimpin Uni Eropa sebelumnya sudah mengesahkan sebuah proposal untuk mengimplementasikan langkah-langkah baru, yang lebih jauh daripada sanksi Dewan Keamanan PBB bulan Juni lalu.

Sanksi Uni Eropa ini akan termasuk larangan penjualan peralatan, teknologi dan pelayanan untuk sektor energi Iran yang vital. Sanksi ini akan melumpuhkan seluruh aktivitas penyulingan, eksplorasi dan produksi minyak.

Para menteri luar negeri Uni Eropa yang bertemu, Senin (26/7) juga akan memastikan undangan kepada Iran untuk kembali membicarakan masalah nuklir ini.

Uni Eropa ini nampaknya mengabaikan peringatan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad yang menyatakan Iran akan membuat Uni Eropa menyesal jika turut menerapkan sanksi terhadap Iran.

"Kami tidak menyambut baik adanya ketegangan dan resolusi baru. Kami melihat kenyataan dan persahabatan," kata Ahmadinejad di televisi pemerintah Iran.

"Saya katakan kepada siapa saja yang mengadopsi langkah-langkah memusuhi Iran maka Iran akan segera bereaksi. Pengalaman menunjukkan bahwa reaksi yang akan diambil Iran akan membuat mereka menyesal," tambah Ahmadinejad.

Amerika Serikat, Israel dan Uni Eropa khawatir Iran tengah mengembangkan persenjataan nuklirnya. Iran berulang kali membantah tudingan ini dan menegaskan program nuklir negara itu sepenuhnya digunakan untuk tujuan damai misalnya pembangkit tenaga listrik.