Israel siap kerja sama dengan PBB

Serangan israel atas kapal bantuan ke Gaza.
Keterangan gambar, Sembilan pegiat Turki tewas dalam operasi pasukan Israel.

Israel mengumumkan akan bekerja sama dengan penyelidikan PBB sehubungan serangan atas kapal yang membawa bantuan ke Gaza.

"Israel tidak memiliki hal yang disembunyikan, yang terjadi adalah yang sebenarnya," seperti dinyatakan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.

Pernyataan dari kantor perdana menteri Netanyahu menambahkan bahwa pengungkapan kebenaran merupakan kepentingan negara Israel.

Empat anggota panel penyelidikan yang sudah dimumkan oleh Sekretaris Jenderal Ban Ki-moon, terdiri dari warga Israel dan Turki.

Pemimpin panel itu adalah mantan perdana menteri Selandia Baru, PM Geoffrey Palmer, dan Presiden Kolombia, Alvaro Uribe, yang akan berakhir masa jabatannya.

Panel penyidik itu akan mulai bekerja pada tanggal 10 Agutus.

Sebelumnya Israel menolak untuk berpartisipasi dalam penyelidikan PBB dan melakukan penyelidikan sendiri untuk mengkaji kondisi-kondisi di seputar kasus itu.

Bulan Mei 2010, pasukan komando Israel menyebut kapal yang akan membawa bantuan ke Jalur Gaza dan menewaskan sembilan pegiat Turki di dalam kapal itu.