PBB minta bantuan Pakistan dipercepat

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mendesak dunia agar mempercepat pengiriman bantuan bagi Pakistan, sementara pemerintah mengatakan banjir besar di sana berdampak pada 20 juta orang.
Ban sedang berada di Pakistan untuk mengunjungi Perdana Menteri Yusuf Raza Gilani dan Presiden Asif Ali Zardari, yang mendapat kecaman dari masyarakat terkait penanganan bencana ini.
"Saya berada di sini juga untuk mendesak masyarakat dunia agar mempercepat pengiriman bantuan mereka bagi rakyat Pakistan," kata Ban kepada wartawan ketika dia tiba di Pakistan.
Risiko epidemi di tempat-tempat yang terkena banjir sekarang dianggap sebagai ancaman serius.
Pada hari Sabtu PBB membenarkan bahwa sudah ada paling tidak satu kasus kolera di antara para korban.
Tanggapan masyarakat internasional
Ditengah bencana berskala besar ini para pejabat Pakistan menyampaikan keprihatinan mereka atas tanggapan masyarakat internasional.
Duta Besar Pakistan untuk PBB Zamir Akram kemarin mengatakan kepada BBC bahwa besarnya dampak banjir ini baru diketahui sekarang dan sejauh ini belum cukup bantuan dari masyarakat internasional.
Pada tanggal 11 Agustus lalu PBB meluncurkan penggalangan dana senilai US$459 bagi korban banjir Pakistan, namun PBB mengatakan masih dibutuhkan miliaran dolar lagi untuk jangka panjang.
Pemerintah Pakistan sendiri mendapat tudingan terlalu lambat menanggapi krisis ini, sementara Presiden Zardari juga dikecam karena tidak memperpendek kunjungannya ke Eropa ketika bencana ini terjadi.





























