IMF akan kaji dampak banjir Pakistan

Dana Moneter Internasional mengatakan bencana banjir yang melanda Pakistan merupakan "tantangan ekonomi besar" dan akan mengkaji anggaran dan prospek keuangan negara itu.
IMF akan mengadakan pembicaraan dengan sejumlah pejabat Pakistan di Washington Senin (23/8) untuk mengkaji cara-cara terbaik dalam memberikan bantuan.
Direktur IMF untuk Timur Tengah dan Asia Tengah Masood Ahmed mengatakan bencana banjir menimbulkan tantangan yang sangat besar.
"Banjir yang melanda Pakistan selama pekan-pekan terakhir dan menyebabkan penderitaan bagi jutaan warga itu juga akan menjadi tantangan ekonomi besar bagi rakyat dan pemerintah Pakistan," kata Ahmed.
Karena skala tragedi ini sangat besar, katanya, maka anggaran dan prospek ekonomi makro Pakistan perlu dikaji ulang.
Pertemuan darurat
Sementara itu, Perdana Menteri Pakistan Yousuf Raza Gilani mengadakan pertemuan darurat dengan para pejabat dan badan-badan bantuan guna mengkoordinasikan upaya mengatasi berbagai penyakit di daerah-daerah banjir.

Pertemuan diadakan setelah muncul kecaman publik terkait tanggapan pemerintah terhadap bencana banjir sejauh ini.
PBB memperingatkan bahwa semakin banyak anak beresiko terserang penyakit-penyakit yang timbul karena air banjir. Sebanyak tiga juta anak-anak diperkirakan mengalami dampak banjir di Pakistan.
Wartawan BBC di Pakistan Jill McGivering mengatakan banyak penduduk provinsi Sindh masih berusaha mengungsikan diri dari banjir.
"Para warga muncul dari berbagai penjuru dan sebagian berusaha melarikan diri dari daerah ini," lapor McGivering





























