'Banyak kesalahan' sebabkan tumpahan BP

Alat di rig minyak
Keterangan gambar, Alat pencegah ledakan rig tidak berfungsi cegah kebocoran minyak

BP mengatakan tidak hanya satu faktor yang menyebabkan tragedi minyak tumpah di Teluk Meksiko yang merupakan bencana ekologi terburuk dalam sejarah Amerika Serikat.

Namun laporan internal terhadap kecelakaan itu menyebut bencana itu disebabkan oleh "satu rangkaian sejumlah komponen berbeda" yang mengakibatkan ledakan yang menewaskan 11 orang dan menyebabkan kebocoran itu.

Perusahaan itu mengatakan telah menerima semua rekomendasi laporan internal itu dan akan menerapkannya di seluruh dunia.

Setelah ledakan anjungan milik BP itu sekitar 4,9 juta barel minyak tumpah ke Teluk Meksiko.

Namun sumur minyak yang menjadi sumber tumpahan itu berhasil ditutup tanggal 15 Juli dan operasi untuk menutupnya secara permanen akan dilaksanakan dalam beberapa minggu lagi.

Dalam laporan ini, BP mengatakan keputusan yang diambil oleh "sejumlah perusahaan dan tim kerja" ikut berperan dalam insiden yang disebut terjadi karena "serangkaian kegagalan mekanis, kesalahan keputusan manusia, disain, penerapan operasinal, dan hubungan antartim yang rumit dan saling berhubungan".

Penyelidikan lain

Direktur utama BP yang baru Bob Dudley mengatakan laporan itu membuktikan bahwa ledakan itu menjadi "tanggung jawab sejumlah pihak".

"Kami bertekad untuk mengambil pelajaran dari insiden ini dan akan melakukan pengkajian ulang besar-besaran untuk meningkatkan keselamatan operasi kami dan untuk memastikan tragedi seperti ini tidak terjadi lagi," ujarnya dalam pernyataan tertulis.

BP mengatakan biaya untuk memperbaiki kerusakan akibat tumpahan minyak ini mencapai US$8 miliar dan perusahaan telah membayar dana sekitar US$399 juta bagi warga yang kehidupannya terganggu akibat bencana tersebut.

Satu komisi nasional akan menyerahkan laporan kepada Presiden Barack Obama pertengahan Januari tahun depan.

Sementara satu penyelidikan gabungan Kongres akan menerbitkan laporan bulan ini.

Departemen Kehakiman AS juga menyelidiki bencana itu, namun penyelidikannya baru akan selesai jika pengacara dan para penyidik menemukan bukti pelanggaran kriminal.

Katup penyelamat yang tidak berfungsi, dikenal dengan nama pencegah ledakan, berhasil ditemukan di Teluk Meksiko pada hari Sabtu (04/09) dan telah dikirim ke fasilitas milik NASA di New Orleans untuk diserahkan kepada Departemen Kehakiman.

Meski telah diketahui bahwa ledakan itu disebabkan oleh gas metana yang keluar dari sumur, penyebab kebocoran itu masih belum jelas.

Sejumlah saksi sebelumnya mengatakan para pekerja di anjungan lepas pantai ini sedang membicarakan masalah tekanan dalam sumur beberapa menit sebelum ledakan itu terjadi.