Operasi penyelamatan memasuki tahap akhir

Persiapan yang dilakukan selama dua bulan lebih di Copiapo, Cile, untuk menyelamatkan 33 pekerja yang terjebak di lokasi tambang bawah tanah, saat ini memasuki tahap akhir.
Menteri Pertambangan Laurence Golborne mengatakan uji coba memasukkan kapsul yang akan mengangkat para pekerja ke permukaan, telah dimasukkan ke dalam terowongan.
Tahap selanjutnya adalah seorang petugas penyelamat akan turun dan memeriksa terowongan tersebut.
Petugas ini kemudian akan melaporkan hasil pengamatan dan setelah semuanya dinyatakan aman, para pekerja akan diangkat ke atas.
Petambang terakhir
Pekerja terakhir yang akan diangkat ke atas adalah Luis Urzua, penyelia (supervisor) berusia 44 tahun.
Kepemimpinan Urzua dinilai luar biasa sehingga para pekerja tambang bisa bertahan hidup dalam 17 hari pertama sejak terjebak di bawah tanah.
Selama sekitar dua pekan pertama ini mereka sama sekali terputus dari dunia luar.
Mereka mampu bertahan hidup dengan menghemat jatah makanan yang mereka miliki.
Upaya penyelamatan ini mendapat perhatian besar dari seluruh dunia.
Di Washington, Presiden Obama mengatakan seluruh masyarakat Amerika Serikat berdoa agar upaya penyelamatan ini berhasil.
Presiden juga mengatakan bangga dengan para pakar AS yang membantu operasi ini.
Presiden Cile Sebastian Pinera, yang mengawasi langsung tahap akhir persiapan operasi penyelamatan, mengatatakan: "Apa yang pada awalnya terlihat sebagai tragedi semoga saja berubah menjadi anugerah."





























