Iran akan adili tiga warga AS

Tiga orang warga Amerika yang dituduh melakukan tindak mata-mata akan mulai diadili awal November, kata seorang pengacara Iran.
Dua dari mereka masih ditahan di penjara Teheran, sementara yang ketiga, Sarah Shourd, sudah kembali ke Amerika Serikat setelah dibebaskan dengan jaminan pada bulan September.
Iran menangkap ketiganya pada bulan Juli 2009 setelah mereka menyasar masuk perbatasan dari Irak.
Menteri luar negeri Amerika Serikat Hillary Clinton mengatakan tidak ada dasar bagi pengadilan mereka.
Berbicara pada hari Selasa ia menuntut agar kedua warga Amerika yang masih ditahan, Shane Bauer dan Josh Fattal, dibebaskan atas dasar kemanusiaan.
"Kami menyesal bahwa mereka dan keluarga mereka mendapat perlakuan berdasarkan sistim pidana yang menurut kami tidak sesuai dengan apa yang telah mereka perbuat," katanya . Ia juga menyayangkan bahwa keduanya telah ditahan selama lebih dari satu tahun.
Mendaki
Dalam wawancara dengan BBC Siaran bahasa Persia pengacara yang mewakili keluarga para warga Amerika itu, Masoud Shafii, mengatakan pengadilan sudah ditetapkan tanggal 6 November.
Ia mengatakan ketiganya menghadapi dakwaan mata-mata dan memasuki Iran secara tidak sah.
Shafii menambahkan bahwa pengadilan akan dipimpin oleh Abol Qaasem Salavati, hakim yang memimpin pengadilan atas belasan pegiat politik yang dituduh mengorganisir aksi protes di jalan setelah pemilihan tahun lalu.
Para wartawan mengatakan mengingat risikonya, kecil kemungkinan Shourd akan kembali ke Iran untuk menghadiri sidang.
Ketiganya bersikeras bahwa mereka telah secara tidak sengaja menyeberang perbatasan dari Irak ke Iran ketika mendaki pegunungan Kurdistan.





























