Hamid Karzai ketemu Nato

Hamid Karzai
Keterangan gambar, NATO berharap tetap dapat melatih kekuatan keamanan Afghanistan

Presiden Afghanistan Hamid Karzai akan bertemu para pemimpin NATO di Lisabon untuk merundingkan penarikan pasukan dari negaranya di akhir tahun 2014.

Juru bicara Karzai mengatakan dirinya dan NATO memiliki "kepentingan strategis yang sama" tetapi banyak masalah yang masih harus diselesaikan.

Hari Jumat, persekutuan militer tersebut menyepakati pengembangan tameng pertahanan peluru kendali bersama bagi seluruh negara anggota.

NATO juga menyetujui rencana baru perannya di dunia dalam 10 tahun.

"Konsep strategis" tersebut memastikan NATO akan melindungi semua negara anggota, mengatasi ancaman baru dan berusaha menciptakan dunia bebas nuklir.

Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengatakan tameng peluru kendali baru akan memperlihatkan "keinginan NATO untuk melindungi warganya dari ancaman peluru kendali balistik".

Obama tidak menyebutkan Iran, negara yang dipandang dapat menjadi ancaman peluru kendali kunci bagi anggota NATO, lapor para wartawan, dan hanya terdapat sedikit rincian tentang reaksi Rusia terhadap rencana tersebut.

Moskow sangat menentang usaha yang dilakukan Amerika sebelumnya dalam menciptakan tameng peluru kendali di Eropa karena khawatir akan mempengaruhi keamanan negaranya.

Dalam kaitannya dengan "perubahan" hubungan AS-Rusia, KTT Portugal juga mendukung ratifikasi segera traktat Start baru antara kedua negara yang bertujuan untuk mengurangi cadangan senjata nuklir kedua negara.

Traktat tersebut ditentang Senat dan kemungkinan partai Republik akan mempersulit setelah mereka memenangkan pemilu sela.