Pembayaran lewat Mastercard 'terganggu'

BBC menerima informasi bahwa serangan para hackers atau peretas atas situs Mastercard ternyata menggangu layanan perusahaan ini untuk membayar.
Situs Mastercard adalah salah satu dari beberapa situs yang menjadi sasaran Anonymous, kelompok para peretas yang berjanji akan mengejar perusahaan-perusahaan yang menghentikan layanan mereka dari Wikileaks.
Mastercards yang menghentikan proses pembayaran ke situs pembocor rahasia Wikileaks menegaskan bahwa serangan itu 'tidak berdampak' pada kemampuan orang menggunakan kartu Mastercard mereka.
Tetapi BBC dihubungi oleh sebuah perusahaan yang menggunakan jasa pembayaran dengan Mastercard bahwa para pelanggan mereka "sama sekali tidak bisa menggunakan layanan" itu.
Secara khusus, perusahaan itu mengatakan bahwa jasa otentik untuk pembayaran online yang dikenal dengan nama Mastercard Secure Code, terganggu.
Pembaca BBC lainnya juga mengatakan mereka mengalami masalah menggunakan Mastercard untuk membayar secara online. Seberapa parah masalah ini masih belum jelas.
Mastercard sendiri belum menanggapi pernyataan ini.
Sebelumnya, Doyel Maitra dari Mastercard mengatakan: "Mastercard mengalami trafik yang luar biasa tinggi di situs korporasi eksternalnya yaitu Mastercard.com tetapi masih tetap bisa diakses.
"Kami berusaha memulihkan layanan kembali ke kecepatan yang normal. Tidak ada dampak apapun terhadap para pemegang kartu Mastercard atau Maestro untuk melakukan transaksi."
Anonymous yang mengaku melakukan serangan ini, adalah kelompok para hacker atau peretas yang tidak terikat dan yang mempunyai kaitan dengan message board terkenal 4chan.





























