Sudan: Bashir tilap miliaran dollar

Omar al-Bashir
Keterangan gambar, Omar al-Bashir pernah mau ditangkap pihak berwenang internasional

Persiden Sudan, Omar al-Bashir, dituduh menilap uang negara sebanyak US$9 miliar dan menyimpannya di sejumlah rekening di luar negeri, kata kabel diplomatik AS yang dibocorkan.

Para diplomat mengutip jaksa utama Mahkamah Kejahatan Internasional (ICC) yang mengatakan banyak uang tersebut kemungkinan disimpan di bank-bank London.

Tuduhan yang dibeberkan oleh situs Wikileaks itu diterbitkan oleh surat kabar the Guardian, London.

Sudan membantah klaim ini.

Kabel diplomatik tersebut mengutip jaksa utama ICC, Luis Moreno Ocampo, yang mengatakan kepada para pejabat AS bahwa sebagian dana itu mungkin ditahan oleh Grup Bank Lloyds yang sebagian sahamnya dipegang pemerintah Inggris.

Menurut laporan, Ocampo mengatakan sudah tiba saatnya membuka skala penilapan yang dilakukan Bashir.

"Ocampo mengatakan, kalau pencurian uang oleh Bashir itu diungkapkan, maka hal ini bisa mengubah opini publik rakyat Sudan dari semula yang melihat dia sebagai 'penegak agama' menjadi penilap," kata laporan yang dibuat oleh seorang pejabat senior AS.

Menanggapi penyimpanan itu, Lloyds Bank mengatakan tidak ada bukti pihaknya menyimpan dana atas nama Bashir.

"Kami sama sekali tidak memiliki bukti yang menunjukkan adanya kaitan antara Kelompok Bank Lloyds dan Bashir.

"Kebijakan kelompok kami adalah mematuhi hukum dan kewajiban dalam semua yurisdiksi tempat kami beroperasi," kata bank itu.