Denmark akan 'diserang' teroris

Polisi Denmark
Keterangan gambar, Mereka yang ditangkap dicurigai akan menyerang kantor koran ini

Kepolisian Denmark dan Swedia menangkap lima orang yang dicurigai merencanakan serangan di Copenhagen, Denmark.

Empat orang ditangkap di Denmark, sedangkan satu lagi ditangkap di Swedia.

Polisi mengatakan aparat keamanan menemukan senapan mesin dan amunisi.

Kepala badan intelijen Denmark Jakob Scharf mengatakan orang-orang ini tampaknya merencanakan untuk masuk ke dalam ruang redaksi surat khabar Denmark, Jyllands-Posten, yang lima tahun lalu menerbitkan kartun Nabi Muhammad.

Scharf menambahkan mereka kemudian merencanakan untuk menembak orang sebanyak mungkin, meniru serangan di Mumbai, India tahun 2008.

Kepala badan intelijen Denmark juga mengatakan mereka memiliki hubungan dengan organisasi teroris internasional.

"Ini penilaian kami berdasarkan penyelidikan dan kerja bersama yang kami lakukan dengan Dinas Keamanan Swedia. Penilaian kami adalah kelompok ini merupakan kelompok militan Islam dan mereka memiliki hubungan dengan jaringan teroris internasional," kata Scharf.

'Paling berbahaya'

Badan intelijen Denmark mengatakan tiga dari empat orang yang ditangkap di Denmark, datang dari Swedia Selasa malam.

Aparat keamanan Denmark yakin serangan itu akan dilakukan dalam beberapa hari mendatang.

Menteri kehakiman Denmark menyebut rencana itu mengerikan dan merupakan rencana serangan teror paling berbahaya di Denmark.

Kepala kepolisian Swedia Anders Danielsson mengatakan aparat keamanan menjalankan tugas sulit dalam mengumpulkan bukti-bukti dan pada saat yang sama melindungi warga.

"Dari hasil pengumpulan intelijen itu, kami menganalisis dan menarik kesimpulan bahwa kelompok tersebut berencana melakukan aksi teror di Denmark. Itu terjadi beberapa bulan lalu dan kami berusaha mengumpulkan bukti dan pada saat yang sama melindungi masyarakat," tutur Danielsson.

Pada tahun 2005, Jyllands-Posten menerbitkan puluhan kartun yang menggambarkan Nabi Muhammad yang memicu aksi protes dan kekerasan di berbagai kawasan di dunia.

Pihak keamanan mengatakan rencana serangan ini menunjukkan bahaya yang dihadapi individu dan lembaga yang menerbitkan kartun Nabi Muhammad.