Korut siap berunding

Pesan malam tahun baru Korea Utara menyebutkan bahwa negara ini ingin memperbaiki dengan Korea Selatan.
Artikel editorial yang diterbitkan media pemerintah mengatakan bahwa selain itu Pyongyang juga bertekad untuk meningkatkan kekuatan militernya.
Pesan ini dikeluarkan ditengah peningkatan ketegangan setelah Korea Utara melakukan serangan artileri ke satu pulau Korea Selatan di dekat perbatasan yang diperebutkan pada bulan November.
Sejak serangan itu, Seoul melakukan serangakaian latihan militer dan mengeluarkan retorika bernada keras.
Dalam artikel editorial itu, Korea Utara mengatakan bahwa "posisi konsisten" negara adalah untuk "mewujudkan perdamaian abadi di Semenanjung Korea dan membuat wilayah itu bebas nuklir lewat dialog dan perundingan".
Akan tetapi artikel itu mengatakan militer "harus melakukan latihan peperangan secara intensif seperti dalam peperangan karena ini yang dibutuhkan dalam situasi penuh ketegangan saat ini".
Kedua negara Korea ini secara teknis masih dalam keadaan perang karena tidak ada traktat perdamaian yang ditandatangani setelah konflik Korea tahun 1950-1953.

























