Korban di Queensland mungkin bertambah

banjir queensland
Keterangan gambar, Pemerintah Queensland masih terus mencari sejumlah korban banjir.
Waktu membaca: 1 menit

Pejabat di negara bagian Queensland, Australia melaporkan hingga saat ini setidaknya ada 72 orang yang masih hilang akibat bencana banjir di kawasan tersebut.

Dari jumlah korban yang hilang itu, petugas penyelamat baru menemukan 8 korban yang telah dinyatakan tewas.

Perdana Menteri Negara Bagian Queensland Anna Bligh mengatakan bencana itu sebagai "waktu paling gelap" sejak peristiwa banjir terjadi.

Dari delapan korban tewas yang berhasil ditemukan, dua diantaranya adalah anak-anak. Dia mengingatkan jumlah korban tewas kemungkinan akan terus bertambah.

"Kejadian yang berawal dari wilayah Toowomba bisa digambarkan sebagai kondisi alam yang tidak normal, ini merupakan air bah yang tidak biasa dan seperti berasal dari tempat yang tidak kita ketahui," kata Brigh seperti dikutip dari Australian Broadcasting Corporation.

Biaya besar

Hingga saat ini proses penyelamatan terus dilakukan termasuk dengan mengerahkan sejumlah helikopter untuk membantu korban yang kemungkinan masih terjebak di atas atap rumah mereka.

Badai tropis yang mulai terjadi pada bulan November lalu telah memicu terjadinya banjir terburuk dalam satu dekade terakhir ini di Queensland dan mengakibatkan sekitar 200 ribu orang di seluruh negara bagian itu terkena dampaknya.

Perkiraan cuaca memperkirakan hujan masih akan terus turun dan sejumlah laporan juga menyebutkan banjir juga terjadi di New South Wales.

Perdana Menteri Australia, Julia Gillard memperingatkan bahwa proses perbaikan di wilayah itu akan memakan waktu yang cukup lama.

Banjir yang berlangsung lama di wilayah Queensland telah mengakibatkan sejumlah jalan dan jalur kereta ikut rusak tidak hanya itu hasil panen di kawasan itu juga ikut hancur.

Sementara industri batubara juga ikut berhenti akibat banjir.

Pemerintah negera bagian itu memperkirakan dana sekitar 3 miliar pounds untuk membangun kembali rumah, jaringan bisnis, infrastruktur dan kerugian ekonomi akibat bencana ini.