Presiden sementara Tunis dilantik

Aksi penjarahan terus berlangsung di sejumlah kawasan di ibukota Tunis meski pemerintahan baru menjanjikan pemulihan keamanan.
Keterangan gambar, Aksi penjarahan terus berlangsung di sejumlah kawasan di ibukota Tunis meski pemerintahan baru menjanjikan pemulihan keamanan.

Pelantikan Presiden sementara Tunisia berlangsung di tengah aksi penjarahan yang terus berlanjut, sehari setelah Presiden Ben Ali turun dari kursi kekuasaan.

Ketua parlemen Tunisia Foued Mebazaa yang mengambil alih jabatan presiden, meminta Perdana Menteri Mohammed Ghannouchi untuk membentuk pemerintahan persatuan.

Dalam pidato televisinya, Mebazaa mengatakan semua partai politik termasuk oposisi akan diajak berkonsultasi.

Namun aksi pembakaran masih terlihat ibukota Tunis dan terdengar sesekali bunyi tembakan menyambut kepergian Presiden Ben Ali ke Arab Saudii

Jam malam masih diterapkan dan tentara terlihat berjaga-jaga di sejumlah jalan protokol dan gedung-gedung penting.

Penjarahan berlanjut

Perdana menteri Mohammed Ghannouchi mengatakan prioritas utamanya adalah memulihkan ketertiban umum.

Tank-tank terlihat di berbagai jalan protokol Kota Tunis
Keterangan gambar, Tank-tank terlihat di berbagai jalan protokol Kota Tunis

Sementara itu penjarahan masih berlangsung, dan dua orang dilaporkan tewas akibat ditembak tentara di dekat komplek perkantoran pemerintah.

Pusat perbelanjaan milik Prancis menjadi sasaran dan sejumlah stasiun kereta api dibakar.

Bunyi tembakan terdengar sepanjang hari, dan sejumlah pihak menuduh pendukung Ben Ali berada di balik aksi kerusuhan yang berlanjut itu.

Wartawan BBC Adam Mynott melaporkan, saat ini perampokan dan penjarahan terjadi di mana-mana yang menyebabkan pihak militer langsung turun tangan.

Meski kerusuhan masih berlanjut, Bandar udara internasional Carthage yang sempat ditutup, Sabtu (16/1) waktu setempat kembali dibuka.

Ratusan turis dan warga asing terlihat membanjiri bandara ini untuk meninggalkan negeri itu.

Presiden Zine el-Abidine Ben Ali yang sudah berkuasa selama 23 tahun, Jumat (14/1) meletakkan jabatan setelah terjadi demonstrasi besar di Tunis.

Pada Jumat malam PM Ghannouchi menjadi presiden sementara, namun keesokan harinya Mahkamah Konstitusi menyatakan ketua parlemen Foued Mebazaa yang seharusnya menjadi presiden sementara.

Tunisia merdeka dari Prancis tahun 1956 dan selama ini baru mempunyai dua presiden yaitu Habib Bourguiba dan Zine el-Abidine Ben Ali.