Rentetan tembakan di Lapangan Tahrir

Sumber gambar, Reuters
Lima orang tewas dalam penembakan di Lapangan Tahrir di Kairo, Kamis pagi.
Rentetan tembakan terdengar sepanjang fajar sementara para demonstran anti Presiden Husni Mubarak berusaha bertahan di lapangan yang selama 10 hari terakhir menjadi fokus unjuk rasa.
Menurut sejumlah laporan, para demonstran yang berkumpul di Lapangan Tahrir ditembak dari arah Jembatan Oktober.
Seorang pengunjuk rasa bernama Mona Seif mengatakan kepada BBC bahwa suasana di lapangan itu sangat tegang.
"Setiap dua menit kami mendengar rentetan tembakan tetapi hanya di satu sisi Lapangan Tahrir, yaitu yang dekat Museum Kairo," kata Seif.
Dia mengatakan bentrokan di sudut Lapangan Tahrir itu sudah berlangsung berjam-jam.
Batu dan tongkat
Sementara itu, Menteri kesehatan Mesir mengatakan lima orang meninggal dunia dalam bentrokan antara demonstran pro dan anti pemerintah yang pecah sejak hari Rabu.
"Kebanyakan korban jiwa terjadi karena pelemparan batu dan serangan tongkat kayu dan besi. Suara tembakan terdengar subuh tadi," kata Menteri Kesehatan Ahmed Samih Farid kepada televisi negara.
Dia mengatakan 836 orang dibawa ke rumah sakit, tetapi hanya 86 orang yang masih menjalani rawat inap.
Para pengunjuk rasa masih berada di Lapangan Tahrir meskipun Presiden Mubarak sudah mengatakan tidak akan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden September mendatang.
Para demonstran anti Mubarak meminta dia segera turun dari jabatannya.





























