PM Mesir janji lakukan perubahan

Sharaf

Sumber gambar, afp

Keterangan gambar, Essam Sharaf ikut berunjuk rasa penggulingan Presiden Mubarak

Perdana Menteri baru Mesir Essam Sharaf berjanji akan memenuhi desakan perubahan demokratis yang diinginkan para pengunjuk rasa dan akan mengundurkan diri jika gagal.

Dia menyampaikan pernyataan tersebut pada pidato di depan ribuan orang yang berkumpul di Lapangan Tahrir Kairo sebelum sholat Jumat (4/3).

Mantan menteri perhubungan tersebut mengatakan dirinya mendapatkan "tenaga dan kekuatan" dari rakyat.

Sharaf menggantikan Ahmed Shafiq yang ditunjuk pada saat-saat terakhir rezim pimpinan Presiden Mubarak.

Dia diangkat sebagai pimpinan pemerintahan sementara oleh militer pada hari Kamis.

Hari Jumat dikeluarkan pengumuman bahwa referendum reformasi undang-undang dasar akan dilakukan tanggal 19 Maret.

Pembangunan kembali

"Saya akan berusaha keras untuk merealisasikan tuntutan anda," kata Essam di depan kerumunan 10.000 orang di lapangan yang menjadi pusat unjuk rasa penggulingan mantan Presiden Mubarak bulan lalu.

"Saya berada di sini karena mendapatkan dukungan Anda," katanya.

Dia meminta para pengunjuk rasa untuk memusatkan perhatian pada "pembangunan kembali Mesir".

Muncul sejumlah laporan bahwa dia diusung ke podium pidato di atas bahu para pengunjuk rasa dan dia menolak diambil sumpah jabatan di depan mereka.

Sharaf adalah insinyur sipil lulusan Amerika Serikat yang menentang pemerintahan Mubarak.

Dia mengundurkan diri dari kabinet lima tahun lalu.