Surat peringatan Interpol untuk Gaddafi

Sumber gambar, Reuters
Interpol mengeluarkan surat peringatan internasional untuk pemimpin Libia, Kolonel Muammar Gaddafi, 15 anggota keluarga, dan rekan-rekannya, Jumat (4/3).
Badan penegak hukum internasional yang bermarkas di Prancis ini mengatakan surat peringatan dikeluarkan guna membantu kepolisian di seluruh dunia menegakkan sanksi-sanksi PBB.
"Individu-individu yang masuk dalam Surat Peringatan Oranye diketahui terlibat atau turut membantu dalam perencanaan serangan, termasuk serangan udara terhadap penduduk sipil," demikian pernyataan Interpol.
Interpol mengatakan informasi mengenai Kolonel Gaddafi dan warga Libia lainnya yang masuk dalam daftar itu akan disebarluaskan sehingga pihak imigrasi bisa mematuhi larangan bepergian bagi mereka.
Bukan perintah penahanan
Selain itu, surat ini juga dimaksudkan agar pihak berwenang bisa membekukan aset-aset milik Gaddafi dan 15 orang lainnya.
Surat peringatan warna oranye atau merah bukan merupakan surat perintah penangkapan tetapi surat ini dikeluarkan untuk membantu negara-negara di seluruh dunia melacak aset atau tersangka untuk ekstradisi.
Dewan Keamanan PBB telah memberlakukan pembekuan semua aset milik Gaddafi di seluruh dunia, aset milik empat putranya dan aset milik satu putrinya.
Dewan Keamanan PBB juga telah memberlakukan larangan bepergian bagi seluruh keluarga Gaddafi dan 10 rekan dekat mereka.





























