Menlu Prancis bahas zona larangan terbang

Pemberontak di Libia

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Zona larangan terbang dimaksudkan untuk mencegah tentara Gaddafi mengebom pemberontak

Menteri Luar Negeri Prancis, Alain Juppe, akan bertemu dengan Sekretaris Jenderal Liga Arab Amir Moussa di Mesir hari ini untuk membahas usulan kemungkinan menerapkan zona larangan terbang di wilayah udara Libia.

Juppe mengatakan Prancis sedang bekerja sama dengan Inggris untuk meloloskan resolusi Dewan Keamanan PBB mengenai penerapan zona larangan terbang di Libia yang bertujuan mencegah pasukan Kolonel Gaddafi mengebom para pemberontak.

"Kami memantau perkembangan di Libia dengan hati-hati dan pagi ini saya sudah berbicara lewat telepon dengan Menteri Younes Abdel Fatah," kata Juppe.

Younes Fatah adalah mantan menteri dalam negeri Gaddafi yang sudah mengundurkan diri dan sekarang memimpin kota yang memberontak, Benghazi.

"Kami memihak kepada semua orang yang ingin memperjuangkan kebebasan mereka dan ingin melakukan peralihan yang berhasil ke sistem demokratik," tambah Juppe, sebelum berangkat ke Mesir.

Di New York, Wakil Duta Besar Libia untuk PBB Ibrahim Dabbashi, kembali menyerukan agar Dewan Keamanan PBB menerapkan zona larangan terbang di negaranya.

Sebelumnya Menteri Pertahanan Amerika Robert Gates mengatakan, menerapkan zona larangan terbang akan sulit dan sebelum dilaksanakan sistem pertahanan udara Libia harus dilumpuhkan terlebih dahulu.