Ras Lanuf "direbut" pasukan pemerintah

Pertempuran di Ras Lanuf, Libia, 11 Maret 2011

Sumber gambar, BBC World Service

Keterangan gambar, Ras Lanuf sempat dikendalikan oleh kelompok pemberontak selama beberapa hari

Pasukan pemberontak yang menentang pemimpin Libia, Kolonel Muammar Gaddafi, dipukul mundur dari kota minyak, Ras Lanuf.

Para pemimpin pemberontak mengatakan kepada wartawan bahwa pejuang mereka telah mundur sekitar 20 kilometer dari pinggiran Ras Lanuf.

Pasukan pemerintah sekarang mengendalikan kota dan kilang minyak.

Jenderal Abdel-Fatah Younis, menteri dalam negeri sebelum bergabung dengan pemberontak, mengatakan kepada kantor berita Associated Press bahwa pasukannya akan kembali ke Ras Lanuf "paling cepat" hari Minggu.

Selama beberapa hari terjadi pertempuran sengit antara pasukan oposisi dan pasukan yang setia kepada Kolonel Muammar Gaddafi.

Pertemuan Liga Arab

Pesawat-pesawat tempur milik pemerintah mengebom kilang minyak dan pos pemeriksaan di dekat kota minyak, sekitar 600 kilometer dari Tripoli. Pertempuran sengit terjadi di kota sehingga banyak pemberontak mundur.

Ras Lanuf sebelumnya dikendalikan oleh kelompok pemberontak selama beberapa hari.

Sebelumnya, pasukan pro-Gaddafi juga merebut kembali kota Zawiya, sekitar 30 kilometer sebelah barat Tripoli.

Sejumlah wartawan asing yang diizinkan masuk ke sana mengatakan tampak kerusakan besar, hampir semua bangunan di sekitar alun-alun kota rata dengan tanah atau rusak akibat pertempuran.

Pertempuran terjadi di tengah pertemuan Liga Arab di Mesir untuk membahas krisis Libia. Dalam pernyataan sebelum pertemuan, Sekjen Liga Arab Amr Moussa mengatakan dia mendukung larangan terbang di atas wilayah Libia.

Moussa menambahkan Liga Arab diharapkan berperan dalam menerapkan rencana larangan terbang.