Demo di Suriah, dua orang tewas

Sumber gambar, AP
Setidaknya dua orang tewas di kota Latakia, Suriah, dalam sebuah demonstrasi anti-pemerintah.
Para pejabat mengatakan dua orang itu tewas ditembak penembak jitu, namun para pegiat HAM mengatakan pasukan keamanan telah meluncurkan tembakan ke arah demonstran.
Dalam satu minggu terakhir ini, puluhan orang telah tewas di beberapa kota Suriah dalam gelombang demonstrasi yang menentang kepemimpinan Presiden Bashar Al-Assad.
Para pejabat mengatakan sejumlah gang bersenjata berusaha membuat keonaran.
Kantor partai penguasa Baath dibakar di kota Latakia dan di kota selatan Tafas, menurut para saksi mata.
Sementara itu di kota Deraa ratusan orang kembali mengadakan demonstrasi.
Penasehan Presiden Assad, Bouthaina Shaaban, mengatakan kepada BBC bahwa tentara tidak pernah menembak demonstran namun sejumlah "pasukan bersenjata' telah meluncurkan tembakan membabi-buta ke pengunjuk rasa.
Dia menuding Ustad Sunni di Doha, Sheik Youssef al-Qaradawi yang telah memicu kekerasan di Latakia.
Menurut Amnesti International, sedikitnya 55 orang tewas di Suriah sejak berlangsung demonstrasi menuntut demokrasi dan kebebasan.
Pemerintah Suriah telah menyatakan akan mempertimbangkan reformasi politik termasuk kemungkinan pencabutan undang-undang darurat yang diberlakukan sejak 1963.
Pemerintah juga berjanji akan mengadili pihak-pihak yang diduga membunuh demonstran.





























