Kekerasan terbaru di Suriah tewaskan empat orang

Empat orang dilaporkan tewas ditembak di kota pelabuhan Suriah, Baniyas, hanya dua hari setelah bentrokan dengan korban jiwa di Deraa, Suriah selatan.
Sejumlah saksi mata mengatakan kepada BBC bahwa milisi pendukung pemerintah yang tidak mengenakan seragan yang melepas tembakan di Baniyas.
Sejumlah orang juga dilaporkan terluka akibat tembakan tersebut dan aparat keamanan sudah menutup sebagian kota Baniyas.
Kelompok pegiat hak asasi manusia mengatakan kekerasan berawal dari tembakan yang dilepas aparat keamanan saat upacara penguburan korban yang tewas dalam bentrokan sebelumnya.
Mereka juga menuduh aparat keamanan menggunakan kekerasan yang tidak perlu untuk membubarkan unjuk rasa yang berlangsung damai.
Dalam kekerasan Jumat pekan lalu di Deraa, laporan-laporan yang belum bisa dikukuhkan menyebutkan 26 pengunjuk rasa dan 19 anggota aparat keamanan tewas.
Unjuk rasa atas kepemimpinan Presiden Bashar al-Assad sudah berlangsung sejak pertengahan Maret dan berawal di Deraa walau kemudian meluas di bebepapta tempat lainnya.
Presiden al-Assad sudah berjanji untuk menempuh reformasi politik namun para pegiat berpendapat upayanya tidak cukup.
Dia antara lain menolak untuk mencabut UU keadaan darurat yang sudah diberlakukan selama hampir 50 tahun dan menjadi tuntutan utama para pengunjuk rasa.





























