Oposan Serbia desak percepatan Pemilu

serbia

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Aksi demo dan mogok makan mendesak pemerintah Serbia untuk gelar pemilu secepatnya

Puluhan ribu massa anti pemerintah melakukan aksi demonstasi di Belgrade mendesak pemilihan umum dipercepat menyusul kemarahan atas pelemahan ekonomi dan penanganan korupsi di Serbia.

Aksi ini mengemuka tiga bulan setelah aksi serupa berlangsung di ibukota.

Presiden Boris Tadic mengatakan Serbia butuh stabilitas dan mengindahkan ultimatum oposisi terkait percepatan pemilu dengan menyatakan hal tersebut ''sangat tidak layak''.

Pemilu Serbia sendiri sebenarnya dijadwalkan pada tahun 2012.

Tetapi wartawan BBC di Belgrade melaporkan kalau aksi demo oposisi yang baru ini digabung dengan berita aksi mogok makan mungkin akan membuat jadwal pemilu diubah.

Pemimpin oposisi Tomislav Nikolic yang memimpin aksi demontrasi tersebut mengatakan dia akan melakukan aksi mogok makan sampai pemilu digelar.

Partai Progresif pimpinan Nikolic merupakan saingan terkuat bagi Partai Demokrat yang memimpin koalisi pemerintahan.

"Ini adalah aksi pribadi saya, saya tidak lagi makan dan minum. Serbia butuh pengorbanan,'' kata Nikolic dihadapan pendukungnya.

Para pendemo membawa bendera partai dan spanduk bertuliskan ''Jatuh bersama para pencuri'' dan ''Rakyat ingin keadilan, kerja dan peningkatan''.

Mereka menuntut peningkatan gaji, pemilu dipercepat dan pemberantasan korupsi.

Aksi ini mendapat pengawalan dari polisi anti huru hara yang berbaris bersenjata di jalan siap untuk dikerahkan jika timbul kekerasan.

Sebelumnya pada Kamis silam Presiden Tadic bertemu dengan Nikolic dan mengatakan tidak mungkin untuk menetapkan tanggal pemilu sampai Serbia menjadi kandidat anggota Uni Eropa.

"Pemilu harus menjadi bagian dari agenda Eropa.. bukan sebuah halangan,'' kata Presiden dalam sebuah pernyataan usai pertemuan.

"Ketimbang instabilitas dan kekhawatiran ancaman kekerasan, Serbia lebih butuh kebalikannya,'' kata Tadic.