Undangan bagi dubes Suriah ditarik

Sumber gambar, BBC World Service
Undangan bagi duta besar Suriah di Inggris untuk menghadiri pernikahan Pangeran William dan Kate Middleton ditarik setelah para pejabat mengatakan ia "tidak layak" untuk hadir.
Keputusan kerajaan Inggris untuk mengundang Dubes Sami Khiyami itu dikecam ditengah kritikan internasional atas cara pemerintah Suriah meredam unjuk rasa prodemokrasi di negara itu.
Khiyami dipanggil oleh departemen luar negeri Inggris terkait kejadian di negara itu.
Deplu Inggris mengatakan kehadiran Khiyami "tidak dapat diterima" dan Istana Buckhingham "juga berpendapat senada".
Lebih dari 400 orang dilaporkan tewas dalam satu bulan terakhir di tengah upaya pemerintah Suriah meredam protes antipemerintah.
Pemerintah Inggris menyerukan diakhirinya penekanan terhadap rakyat dan diberikannya kebebasan politik.
Istana setuju keputusan deplu
Ditengah sengketa soal undangan untuk Khiyami ini, departemen luar negeri Inggris mengatakan perwakilan dari negara yang memiliki hubungan diplomatik resmi diundang untuk pernikahan Pangeran William dan Catherine Middleton.
Namun dalam satu pernyataan, deplu mengatakan: "Undangan itu bukan berarti persetujuan atas tindakan pemerintah, hanya karena kami memiliki hubungan diplomatik dengan negara bersangkutan."
"Di tengah terjadinya serangan terhadap warga sipil oleh pasukan keamanan Suriah, yang kami kecam, menteri luar negeri memutuskan bahwa kehadiran duta besar Suriah dalam perkawinan itu tidak dapat diterima, dan karena itu ia tidak perlu hadir.
"Istana Buckingham juga berpendapat sama dengan departemen luar negeri bahwa kehadiran duta besar Suriah tidak layak."
Wartawan politik BBC Vicki Yong mengatakan deplu Inggris menyimpulkan bahwa akan memalukan bagi Khiyami untuk hadir dalam upacara pernikahan di Westminster Abbey.
Ia mengatakan deplu memberitahu pejabat kerajaan dan pihak istana setuju dengan keputusan itu.





























