Baku tembak tewaskan 120 tentara Suriah

Sumber gambar, BBC World Service
Televisi Suriah melaporkan setidaknya 120 tentara tewas dalam baku tembak dengan kawanan bersenjata di kota Jisr al-Shughour.
Lebih dari 80 orang tewas ketika pangkalan keamanan di kota itu dikuasai oleh kawanan bersenjata.
Komunikasi ke kota Jisr al-Shughour terputus dan tidak banyak keterangan yang keluar dari pihak demonstran.
Jumlah korban jiwa yang jatuh di Suriah berkaitan dengan gelombang kerusuhan tidak bisa diverifikasi secara independen, karena media asing sangat dibatasi.
Televisi pemerintah Suriah melaporkan kawanan bersenjata menggunakan granat dan telah mencuri lima ton bahan peledak.
Kantor berita resmi Sana mengatakan pasukan tambahan telah dikirim ke kota Jisr al-Shughour dan tentara telah mengepung rumah-rumah yang dikuasai oleh kawanan bersenjata.
Pemberontakan di Jisr al-Shughour di tahun 1980 melawan Presiden Hafez al-Assad, ayah presiden Suriah saat ini, dibabat habis dan menelan puluhan korban jiwa.
Demonstrasi di Suriah yang mendapat ilham dari pemberontakan rakyat di Tunisia dan Mesir mulai bergulir pertengahan bulan Maret di kota kecil Deraa sebelum kemudian merembet ke kota-kota lain.
Presiden Suriah Bashar Assad, yang mencoba melindungi kekuasaan keluarganya yang telah berlangsung empat dasawarsa, telah menjanjikan reformasi, tapi massa demonstran menyatakan janji-janji itu tidak memadai dan menuntut dia lengser.





























