Bentrok maut baru di Suriah telan 35 korban jiwa

Demonstrasi antipemeirntah yang bermula di Deraa kemudian bergulir di seluruh Suriah

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Demonstrasi antipemerintah bermula di Deraa kemudian bergulir ke seluruh Suriah

Sedikitnya 35 orang dilaporkan terbunuh di kota kecil Jisr al-Shughour, ketika tentara dan tank Suriah mencoba memulihkan keadaan di sana.

Kalangan aktivis HAM mengatakan korban jiwa di kota kecil di belahan barat laut Suriah tersebut termasuk enam orang polisi.

Televisi pemerintah Suriah memperlihatkan gambar bangunan umum yang tebakar, termasuk kantor polisi, dan kendaraan di Jisr al-Shughour.

Para pejabat mengatakan polisi dan aparat keamanan diserang oleh kawanan bersenjata.

Menurut televisi pemerintah, beberapa kelompok menyerang gedung-gedung pemerintah sejak hari Sabtu, menutup jalan, dan mengancam warga.

Presiden Bashar al-Assad tengah mencoba menangani gelombang demonstrasi antipemerintah yang melanda banyak kota di seluruh wilayah negaranya.

Senapan mesin

Jumlah korban jiwa yang jatuh di Suriah berkaitan dengan gelombang kerusuhan tidak bisa diverifikasi secara independen, karena media asing sangat dibatasi.

Kalangan aktivis mengatakan pasukan pemerintah menggunakan senapan mesin berat dan granat roket ketika mencoba menguasai kembali kota kecil Jisr al-Shughour.

peta, suriah, syria

Sementara itu Ketegangan berlanjut di kota Hama, di bagian tengah Suriah, tempat lebih dari 60 demonstran diperkirakan tewas dalam unjuk rasa hari Jumat (3/6).

Beberapa saksi mata mengatakan toko-toko di kota tersebut masih tutup, sedangkan jalan-jalan lengang.

Beberapa laporan menyebutkan mayat banyak korban ditemukan di sebuah taman umum hari Sabtu setelah mereka sebelumnya dinyatakan hilang.

Di kota Deir ez-Zor di belahan timur Suriah, banyak demonstran dilaporkan terluka ketika aparat keamanan mencoba menghentikan ribuan warga yang tengah merobohkan patung mendiang ayah Presiden Assad, Hafez.

Sebelumnya massa demonstran ikut memakamkan seorang remaja yang tewas hari Jumat.

Wartawan BBC Jim Muir mengatakan penggerak demonstrasi jelas ingin memperkuat momentum dan menyerukan unjuk rasa lanjutan hari Selasa yang mereka namai ''Hari Kebangkitan''.

Demonstrasi di Suriah yang mendapat ilham dari pemberontakan rakyat di Tunisia dan Mesir mulai bergulir pertengahan bulan Maret di kota kecil Deraa sebelum kemudian merembet ke kota-kota lain.

Presiden Suriah Bashar Assad, yang mencoba melindungi kekuasaan keluarganya yang telah berlangsung empat dasawarsa, telah menjanjikan reformasi, tapi massa demonstran menyatakan janji-janji itu tidak memadai dan menuntut dia lengser.