Ribuan nelayan Malaysia mogok

Ikan laut menjadi bahan penting dalam makanan sehari-hari banyak warga Malaysia

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Ikan laut menjadi bahan penting dalam makanan sehari-hari banyak warga Malaysia

Sekitar seribu orang nelayan di Malaysia mogok melaut untuk memprotes pengurangan subsidi bahan bakar.

Kebijakan pengurangan subsidi yang diumumkan pemerintah Malaysia itu menyebabkan pengeluaran ekstra hingga 300 dollar bagi sebagian penangkap iklan.

Mereka yang berkeberatan kemungkinan mogok.

Pemerintah Malaysia menyatakan perlu mengurangi beban subsidi yang sangat berat, dan subsidi itu mendorong defisit anggaran hingga tingkat tertinggi dalam dua dasawarsa pada tahun 2009.

Aksi mogok penangkap ikan itu menyebabkan kenaikan harga ikan di pasar lokal.

Korensponden BBC di Kuala Lumpur, Jennifer Pak, melaporkan sebagian konsumen Malaysia terpaksa beralih ke daging ayam atau sapi.

Beralih ke sumber lauk-pauk lain tidak mudah bagi banyak warga di sana, sebab ikan laut termasuk bahan penting dalam kebiasaan banyak warga.

Malaysia termasuk salah satu konsumen ikan terbesar di kawasan Asia Tenggara.

Kenaikan harga ikan ini dampak salah satu dari kenaikan biaya yang akhirnya ditanggung konsumen ketika pemerintah Malaysia mengurangi subsidi dan masih ada kebijakan penghematan serupa yang akan ditempuh, kata wartawan kami.

Pemerintah Malaysia berharap bisa menghemat jutaan dollar dengan memangkas subsidi untuk minyak masak, tepung, gula dan BBM dalam beberapa tahun ke depan.

Pemangkasan subsidi itu dipandang sangat penting untuk membantu upaya Malaysia meningkatkan daya saingnya di kawasan.