Krisis Yunani 'makin parah'

Sumber gambar, Reuters
Yunani menghadapi krisis politik dan ekonomi yang makin serius.
Sejumlah laporan menyebutkan Perdana Menteri George Papandreou bersedia mengundurkan diri setelah protes besar-besaran menentang kebijakan penghematan oleh pemerintah.
Wartawan BBC di ibukota Athena Malcolm Brabant mengatakan pemerintah pimpinan Papandreou sepertinya ambruk menyusul penentangan yang dilakukan para anggota parlemen atas kebijakan pemangkasan anggaran pemerintah.
"Perdana menteri selalu mengatakan dirinya memiliki kekuatan untuk menyelamatkan perekonomian Yunani dari kehancuran," kata Brabant.
"Namun ketika ia menghadap presiden, sepertinya ia harus mengakui bahwa dia telah kehilangan dukungan dan tak mampu lagi untuk memerintah," lanjut wartawan BBC.
Sebelumnya para pengunjuk rasa bentrok dengan polisi di luar gedung parlemen di Athena.
Ini adalah kekerasan terburuk di ibukota dalam setahun terakhir.
Wartawan BBC mengatakan ini menjadi tanda bahwa masyarakat tidak lagi menerima kebijakan penghematan besar-besaran.
Kreditor utama Yunani, Uni Eropa dan Dana Moneter Internasional menuntut penghematan lanjutan sebagai syarat kucuran dana bantuan.





























