Pendukung-penentang Presiden Suriah bentrok

Sumber gambar, AFP
Massa pendukung dan penentang pemerintah Suriah bentrok di dua kota satu hari setelah presiden negara itu mencoba meredakan gelombang protes oposisi.
Bentrok dilaporkan terjadi di kota Homs dan Deir al-Zor.
Kalangan aktivis mengatakan setidaknya tujuh orang terbunuh ketika aparat keamanan turun tangan untuk membendung massa demonstran oposisi.
Sebelumnya, stasiun televisi pemerintah Suriah menayangkan gambar-gambar demonstrasi pro-Presiden Assad yang berlangsung di beberapa kota, termasuk Damaskus, Deraa, Hama dan Homs.
Media pemerintah juga mengumumkan Presiden Assad telah mengeluarkan surat keputusan yang memberikan amnesti baru bagi beberapa kejahatan yang dilakukan sebelum 20 Juni.
Dalam pidato di sebuah kampus di ibukota Damaskus, hari Senin (20/6), dia menyerukan dialog nasional diadakan dan menyeru warga yang mengungsi di Turki agar pulang
Sebagai tindak lanjut pidato Assad, pemerintah Suriah menerbitkan rancangan undang-undang yang mengatur pembentukan partai-partai politik.
Warga Suriah juga diundang untuk menyalurkan saran-saran mereka mengenai undang-undang tersebut melalui situs internet interaktif.
Dari luar Suriah, Perdana Menteri Rusia, Vladimir Putin menyerukan tekanan internasional terhadap Suriah ditingkatkan agar pemerintah negara itu mengakhiri tindak kekerasan, namun Putin menyatakan negaranya tetap menentang campur tangan dalam urusan dalam negeri suatu negara.
Putin berbicara di Paris dalam konferensi pers dengan Perdana Menteri Prancis, Francois Fillon, yang menyatakan Dewan Keamanan PBB tidak boleh tetap bungkam mengenai situasi di Suriah.
Hari Senin, Presiden Rusia Dmitry Medvedev mengatakan negaranya akan memveto resolusi PBB yang diajukan Prancis, Inggris dan beberapa negara Barat lain yang mengutuk tindak kekerasan di Suriah.





























