Suriah kecam sanksi Uni Eropa

Menlu Suriah

Sumber gambar, afp photo.syrian tv

Keterangan gambar, Menlu Suriah mengatakan Eropa sudah tidak ada lagi di peta dunia

Menteri Luar Negeri Suriah Walid Muallem mengecam Uni Eropa karena memperpanjang sanksi terhadap negaranya.

Berbicara pada televisi pemerintah Suriah, Muallem menggarisbawahi "kebijakan pendudukan" Prancis di seluruh dunia.

EU menerapkan sanksi terhadap Presiden Suriah Bashar al-Assad tanggal 23 Mei sebagai protes terhadap operasi kepada para pengunjuk rasa.

Janji reformasi Presiden Assad hari Senin tidak mengubah aksi penentangnya.

Dalam pidato hari Rabu, Muallem menyangkal Iran atau Hizbulah terlibat dalam aksi meredam kerusuhan di dalam Suriah.

Dan dia meminta para sekutu di kawasan, terutama Turki, untuk tetap memelihara hubungan baik.

Dalam kaitannya dengan kecaman Uni Eropa Muallem mengatakan,"Tidak satupun (wakil negara) Eropa mengunjungi Suriah. Mereka tidak mendengarkan pandangan kami. Mereka mengetahui Suriah hanya dari luar Suriah. Dunia bukan hanya Eropa. Kami akan melupakan keberadaan Eropa di peta. Kami akan mengundurkan diri dari Euromed."

Euromed diluncurkan kembali pada tahun 2008 untuk menyatukan EU dan 16 negara tetangga di Timur Tengah dan Afrika Utara guna menyebarkan demokrasi dan perdagangan bebas.