Protes di Suriah meluas, belasan tewas

Sumber gambar, AP
Ratusan ribu orang mengadakan aksi unjuk rasa di Suriah menentang pemerintah, dibayangi ancaman tindakan keras dari pasukan keamanan.
Pegiat HAM mengatakan setidaknya 14 orang tewas tertembak pasukan keamanan.
Rakyat turun ke jalan di ibukota Damaskus dan sejumlah kota lainnya dalam aksi unjuk rasa yang digambarkan oleh pihak oposisi sebagai yang terbesar pernah diadakan.
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Hillary Clinton memperingatkan pemerintah Suriah untuk melakukan reformasi secepatnya karena sudah tidak ada waktu lagi.
Dalam kunjungannya ke Lituania, Clinton mengatakan Presiden Bashar al-Assad akan menghadapi penentangan yang lebih teroganisir kecuali bila ada "transisi menuju demokrasi" di negara itu.
Presiden Bashar sudah berkuasa di Suriah selama 10 tahun.
Pegiat HAM mengatakan lebih dari 1,350 penduduk sipil dan 350 pasukan keamanan telah tewas terbunuh sejak aksi unjuk rasa bergulir di bulan Maret.
Pemerintah telah menyalahkan pasukan milisi bersenjata atas aksi protes yang meluas.
Tuntutan demonstran
Presiden Bashar telah berjanji melakukan dialog nasional untuk reformasi politik, namun banyak demonstran yang menuntut dia mundur secepatnya.
Aksi protes di Suriah berlangsung setelah Sholat Jumat dan para aktivis menyebutkan aksi unjuk rasa di seluruh pelosok negeri itu mencapai tiga juta orang, namun angka tersebut tidak bisa dikonfirmasi.
Di kota Hama, sekitar setengah juta orang turun ke jalan dalam sebuah aksi besar.
Seorang penduduk Hama mengatakan kepada BBC Arab : 'Ratusan ribu orang berteriak 'turun, turun, rakyat ingin turunnya rezim'
"Seluruh Hama berpesta. Ada orang yang berteriak dari jendela rumahnya dan di depan rumah mereka. Seluruh penduduk Hama turun ke jalan hari ini"
Hama adalah tempat terjadinya aksi brutal pasukan keamanan di tahun 1982 yang di perintahkan oleh Hafez al-Assad, bapak dari presiden Suriah saat ini. Pada saat itu setidaknya 10 ribu orang tewas dalam aksi brutal menekan unjuk rasa.
Di kota Homs, di sebelah selatan kota Hama, setidaknya enam orang dilaporkan tewas tertembak dan beberapa orang lainnya terluka setelah tentara mengeluarkan tembakan ke arah pengunjuk rasa. Selain itu kendaraan berat juga dikerahkan ke distrik Bab Amr.
Setidaknya dua orang dilaporkan tewas dalam sebuah protes di kawasan al-Qadam di Damaskus. Enam orang lainnya tewas di propinsi Idlib, Darraya dan juga di kota pesisir Latakia, menurut para aktivis.





























