Massa demonstran kembali beraksi di Hama

Sumber gambar, AFP
Puluhan ribu warga Suriah kembali menggelar demonstrasi antipemerintah di Hama, kata aktivis.
Penggerak demonstrasi meminta pengunjukrasa menyatakan penolakan total terhadap keputusan pemerintah untuk menggelar konferensi dialog nasional hari Minggu (10/07).
Sebelumnya, duta besar Amerika Serikat dan Prancis mengunjungi Hama untuk menunjukkan solidaritas mereka.
Kementerian dalam negeri Suriah mengatakan duta besar AS telah bertemu beberapa ''penyabot'' dan mengecam ''campur tangan langsung dan tidak bisa diterima'' atas urusan dalam negeri Suriah.
Barisan tank dikerahkan ke pinggiran kota Hama akhir pekan lalu setelah kota di bagian tengah Suriah itu menjadi ajang demonstrasi terbesar sejak gelombang protes antipemerintah mulai bergulir pada bulan Maret.
Sedikitnya 22 orang tewas ditembak oleh aparat keamanan sejak demonstrasi melanda di sana.
'Penghasutan'
Meski pemerintah melancarkan upaya untuk meredam demonstrasi, warga kembali turun ke jalan-jalan di Hama selepas salat Jumat (8/7) dengan seruan penggulingan Presiden Bashar al-Assad dan menolak tawaran dialog, kata aktivis dan saksi mata.
Aktivis HAM Rami Abdul Rahman mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa sekitar 450.000 warga ikut serta dalam demonstrasi hari Jumat.
Seorang saksi mata mengatakan kepada kantor berita Associated Press bahwa banyak demonstran membawa cabang pohon zaitun dan meneriakkan slogan: "Kita hanya tunduk kepada Allah".
Duta besar AS untuk Damaskus, Robert Ford, dan dutabesar Prancis Eric Chevallier, berkunjung ke Hama hari Kamis sebagai ungkapan solidaritas, namun mereka pulang sebelum demonstrasi hari Jumat berlangsung, kata pejabat di Washington dan Paris.
Namun, kementerian dalam negeri Suriah mengatakan kunjungan Ford, yang tanpa mengajukan izin kepada pihak berwenang di Damaskus, sebagai perbuatan menghasut.
Kementerian juga menyatakan Ford telah bertemu ''sejumlah penyabot dan menghasut mereka agar melakukan lebih banyak tindak kekerasan dan protes serta menolak dialog''.





























