Apple tabuh genderang perang paten lawan HTC

Sumber gambar, AFP
Apple menuding pabrikan telepon pintar asal Taiwan, HTC, melakukan pelanggaran hak paten miliknya.
Ini merupakan perkembangan terakhir perang paten antara dua produsen komputer tablet dan telepon genggam itu.
Apple mengajukan gugatan kepada Komisi Dagang Internasional AS (ITC) dan meminta dilakukan penyelidikan oleh panel pada komisi itu terhadap masalah ini.
Beberapa minggu lalu, Apple juga baru terlibat saling tuding pencurian hak paten dengan Samsung terkait desain dan teknologi.
HTC adalah pabrikan telepon genggam terbesar ketiga di dunia menurut nilai saham di pasarnya.
Perusahaan itu membantah keras tudingan Apple.
"HTC risau karena Apple memilih berkompetisi di meja hijau bukannya di pasar," kata Grace Lei, penasehat hukum HTC.
Persaingan menajam
Peluncuran produk baru seperti iPhone dan iPad telah melontarkan Apple ke tangga tertinggi pemimpin pasar telepon pintar dan komputer tablet.
Kesuksesan Apple dalam mengantongi pasar dengan membuat produk yang dianggap keren oleh konsumen ini membuat sejumlah kompetitor segera berniat meluncurkan produk gadget-nya sendiri dengan harapan untuk ikut menikmati pasar yang terus tumbuh ini.
Tetapi kemudian tren ini berlanjut hingga membuat hubungan Apple dan kompetitornya memanas.
Tahun lalu pabrikan asal AS itu juga mengirim gugatan serupa terhadap HTC dengan tudingan melakukan pelanggaran atas 20 hak patennya.
HTC tidak terima dan menyerang balik dengan mengatakan Apple bersalah karena melanggar hak paten milik perusahaan asal Taiwan itu.
Untuk menggarisbawahi kegeramannya HTC bahkan sampai minta agar penjualan iPhone, iPad dan iPod dilarang di AS.





























