Puluhan tewas akibat tabrakan kereta di Cina

Kecelakaan kereta Cina

Sumber gambar, REUTERS

Keterangan gambar, Masih belum dipastikan berapa jumlah korban akibat kecelakaan ini.

Sedikitnya 32 orang tewas dan ratusan lainnya cedera akibat tabrakan dua kereta super cepat di Cina Selatan, tulis media resmi negara itu.

Dua kereta cepat pengangkut penumpang itu jatuh dari jembatan setelah anjlok dari relnya di lokasi dekat kota Wenzhou di provinsi Zhejiang.

Menurut kantor berita resmi negara Cina satu dari kereta naas itu berhenti mendadak karena sengatan petir dan kemudian tertabrak oleh kereta kedua.

Petugas penyelamat berada di lokasi kejadian, dekat kota Shuangyu di Wenzhou.

Tidak diketahui berapa orang yang naik dalam kereta itu saat kecelakaan berlangsung, namun menurut kantor berita Xinhua masing-masing gerbong bisa membawa 100 penumpang.

Siaran televisi menunjukkan gambar dimana satu gerbong terlempar dibawah jembatan, sementara gerbong lain berdiri dengan ujungnya menyandar pada pembatas jembatan. Muncul laporan bahawa empat gerbong dari kereta kedua juga anjlok, namun belum diketahui apakah ini juga mengakibatkan jatuhnya korban.

Ambisi kereta

Kereta berinisial "D" adalah generasi kereta super cepat pertama Cina, dengan kecepatan rata-rata mencapai hampir 160km per jam.

"Kereta tiba-tiba berguncang keras sekali, koper dan bagasi berjatuhan," kata Liu Hongtao, seorang penumpang selamat yang diwawancarai Xinhua. "Penumpang menjerit minta tolong namun tak ada petugas yang datang."

Cina menghabiskan dana miliaran dollar untuk membangun jaringan kereta super cepatnya.

Bulan lalu Cina juga baru saja memulai pembangunan jaringan kereta ekspres Beijing-Shanghai. Kereta dengan kecepatan 300 km jam ini ditargetkan akan memangkas lama perjalanan tinggal jadi separoh dibawah lima jam untuk menempuh jarak dua kota terbesar Cina itu.

Namun proyek ini dikritik karena dianggap terlalu boros yakni menghabiskan dana hingga US$33 miliar (sekitar Rp281 triliun). Proyek ini juga terancam oleh ketidakpastian pasokan gas dan masalah lain.

Cina menargetkan dibangunnya sambungan kereta super cepat ke seluruh wilayahnya.

Namun ditengah ambisi ini, menurut wartawan BBC di Beijing, Martin Patience, proyek-proyek pemerintah Cina dikhawatirkan banyak diwarnai korupsi dan standar keamanan infrastruktur yang meragukan.