India dan Pakistan kembali berunding

Menlu Pakistan Hina Rabbani Khar menjawab pertanyaan pers setibanya di New Delhi.

Sumber gambar, 1

Keterangan gambar, Menlu Pakistan Hina Rabbani Khar menjawab pertanyaan pers setibanya di New Delhi.

Menteri Luar Negeri India dan Pakistan dijadwalkan melakukan pertemuan di New Delhi. Pertemuan ini adalah yang pertama dalam satu tahun terakhir.

Pertemuan kedua negara ini digelar lima bulan setelah dua negara bertetangga ini sepakat untuk melakukan diskusi bilateral.

Pembicaraan kedua negara terhenti setelah terjadinya serangan teroris di Mumbai pada 2008 lalu. Saat itu, India menuding kelompok militan yang berbasis di Pakistan sebagai pelaku serangan.

Namun, awal tahun ini para pemimpin kedua negara bertekad untuk melanjutkan dialog yang sempat terhenti itu.

Delegasi Pakistan dalam pertemuan itu dipimpin Hina Rabbani Khar, 34, yang baru saja diangkat sebagai menlu pekan lalu

Khar juga merupakan menteri luar perempuan Pakistan yang pertama ini akan bertemu Menlu India, SM Khrisna, yang jauh lebih senior.

Langkah awal

Saat tiba di India, Menlu Khar mengatakan kedua negara harus belajar dari sejarah tanpa harus terbebani sejarah itu sendiri.

Sebelumnya, kepada wartawan di Lahore, Khar mengatakan Pakistan sangat berharap pembicaraan dengan India bisa menelurkan hasil positif.

"Kami harus selalu positif dalam pembicaraan ini. Dan kami sangat serius," kata Khar.

Terlepas dari optimisme Khar, kalangan pengamat menganganggap pertemuan kedua negara nampaknya tidak akan membuahkan hasil signifikan.

Namun setidaknya, pertemuan ini bisa menjadi langkah awal untuk memperbaiki hubungan kedua negara.

Saling percaya

Sejak Februari lalu, para pejabat tinggi India dan Pakistan sudah mendiskusikan berbagai hal sebagai upaya untuk menumbuhkan rasa saling percaya dan memupuk perdamaian.

Bulan lalu, kementerian luar negeri kedua negara mencapai kesepakatan untuk membicarakan masalah nuklir kedua negara bertetangga itu.

Namun, riak-riak perseteruan kedua negara memang tidak bisa ditutupi.

Di New Delhi, pada Selasa (25/7), Menlu Hina Rabbani Khar bahkan sudah melempar kontroversi dengan menemui para pemimpin separatis Kashmir di kota itu.

Dalam pertemuan kedua negara, Pakistan agaknya ingin memasukkan masalah sengketa Kashmir sebagai salah satu isu dialog.

Kashmir, sebuah wilayah di Pegunungan Himalaya, diperebutkan India dan Pakistan sejak kedua negara terpisah pada 1948.

Perebutan Kashmir pula yang menyebabkan India dan Pakistan terlibat dalam dua kali perang.