Tank-tank Suriah serbu kota Hama

Sumber gambar, Reuters
Militer Suriah memulai operasinya di kota Hama, salah satu pusat unjuk rasa kelompok anti pemerintahan Presiden Bashar al-Asaad.
Pasukan angkatan darat memasuki kota dari tiga arah saat fajar menyingsing dan sejumlah warga mengatakan kepada BBC mereka mendengar tembakan senapan.
Sementara itu, setidaknya tiga unit tank telihat di dekat sebuah masjid kota Hama dan dilaporkan warga kota mulai memasang barikade di jalanan.
Namun, barikade penghalang jalan itu tak berguna karena kendaraan-kendaraan lapis baja tersebut dengan mudah menggilasnya.
"Tank-tank menembakkan senjata mesin beratnya secara acak ke segala arah dan melindas penghalang jalan yang dibangun warga," kata seorang dokter di Hama seperti dikutip Reuters.
Pusat perlawanan
Aksi unjuk rasa melawan kekuasaan Presiden Bashar al-Assad di Suriah sudah berlangsung beberapa bulan.
Kota Hama juga pernah menjadi pusat perlawanan terhadap kekuasaan Presiden Hafez al-Assad pada 1982. Hafez al-Assad adalah ayah Presiden Bashar al-Assad yang berkuasa saat ini.
Dan saat perlawanan terhadap Presiden Bashar al-Assad terjadi, kota ini menjadi pusat sejumlah unjuk rasa besar-besaran anti pemerintah.
Para aktivis hak asasi manusia mengklaim lebih dari 1.500 warga sipil dan 350 anggota pasukan keamanan tewas dalam aksi anti pemerintah sejak pertengahan Maret lalu.
Selain korban tewas, setidaknya 12.600 orang ditahan dan 3.000 orang dinyatakan hilang.
Dunia internasional mengutuk cara-cara kekerasan yang digunakan Damaskus untuk menghadapi aksi unjuk rasa warganya itu.





























