Suriah kerahkan tentara ke Hama

Puluhan ribu warga berdemonstrasi di Hama hari Jumat (1/7)

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Puluhan ribu warga berdemonstrasi di Hama hari Jumat (1/7)

Pasukan Suriah beserta tank-tank dan kendaraan lapis baja dikerahkan ke kota Hama yang bergejolak, menyusul demonstrasi antipemerintah dan pemecatan gubernur di sana.

Tentara dilaporkan menduduki beberapa posisi di jalur masuk utama ke Hama dan di pusat kota Sabtu larut malam (2/7).

Ada laporan tentang suara tembakan gencar dan penahanan massal di sana.

Pada hari Jumat, Hama menjadi ajang salah satu demonstrasi terbesar sejauh ini untuk menentang rezim Presiden Bashar al-Assad. Puluhan ribu warga ikut serta dalam demonstrasi di sana.

Satu hari kemudian, Assad memecat gubernur Hama, Ahmad Khaled Abdel Aziz.

Para aktivis mengatakan lebih dari 1.350 warga sipil dan 350 aparat keamanan tewas di seluruh Suriah sejak gelombang demonstrasi mulai bergulir pertengahan bulan Maret.

'Solusi militer'

Rami Abdel-Rahman, ketua sebuah lembaga HAM Suriah, mengatakan, ''Aparat berwenang tampaknya memilih solusi militer untuk menguasai kota.''

Wartawan BBC, Owen Bennett-Jones, yang berada di ibu kota Libanon, Beirut, mengatakan beberapa laporan menyebutkan tentara telah mengurangi kehadiran di kota tersebut awal pekan ini, namun aparat kini tampaknya mengerahkan pasukan dalam jumlah sangat besar.

peta Suriah

Hama menjadi lokasi pemberontakan massa pendukung gerakan Ikhwanul Muslimin yang menentang rezim mendiang ayah Presiden Bashar, Hafiz, pada tahun 1982.

Tentara kemudian memadamkan pemberontak dan aksi penumpasan itu menelan korban sekitar 10.000 korban jiwa.

Pemerintah Suriah belum mengomentari pergerakan militer terbaru.

Sebelumnya Presiden Assad menuduh sekelompok kecil ''pelaku sabotase'' yang mengeksploitasi rasa tak senang masyarakat.

Laporan-laporan dari Suriah sulit diverifikasi secara independen, sebab pihak berwenang Suriah melarang masuk sebagian besar media asing.