Militer Suriah serang rumah sakit di Hama

pengungsi suriah

Sumber gambar, b

Keterangan gambar, Warga Suriah banyak yang mengungsi ke Turki karena aksi brutal tentaranya.

Tentara Suriah dilaporkan mengarahkan serangan mereka ke sejumlah rumah sakit yang berada di kota Hama.

Seorang dokter di kota itu mengatakan kepada BBC bahwa layanan kesehatan di rumah sakit sangat terpengaruh oleh serangkaian serangan yang dilakukan oleh tentara Suriah.

Dokter yang tidak ingin disebut namanya itu, mengatakan di kota Hama terdapat dua rumah sakit milik pemerintah -salah satunya adalah rumah sakit khusus penyakit anak- dimana biasanya orang yang mengalami kasus darurat akan berobat ke sana.

Namun sekarang kedua rumah sakit itu tidak bisa berfungsi optimal.

"Orang tidak berani pergi ke rumah sakit karena banyak tentara yang berjaga di rumah sakit dan membunuhi sejumlah orang yang terluka," kata dokter tersebut.

Dia juga menceritakan dua rumah sakit swasta yang ada di kota itu telah tutup setelah mengalami kerusakan parah akibat penembakan yang dilakukan oleh tentara pemerintah.

Sementara dua rumah sakit lainnya sebagian gedungnya telah dihancurkan.

Kekurangan obat

Di Rumah Sakit al-Hourani sejumlah peralatan medis dan ruang perawatan darurat juga dirusak.

"Pasukan keamanan merusak rumah sakit dengan alasan untuk mencari senjata. Banyak dari mereka yang bekerja di rumah sakit mengalami luka selama aksi pencarian itu."

Dia mengatakan rumah sakit terbesar di kota itu yang masih berfungsi tengah mengalami banyak keterbatasan, seperti kekurangan antibiotik dan suplai darah.

suriah map
Keterangan gambar, Militer Suriah menyerang warga kota Hama karena dinilai bagian dari pasukan perlawanan bersenjata.

Dokter tersebut juga mengatakan dia yakin setidaknya ada sekitar 2000 orang yang tewas akibat aksi tentara pemerintah di kota Hama, namun banyak mayat yang tidak ditemukan karena terkubur diawah gedung akibat serangan misil.

"Sejumlah mayat ada yang sudah diambil oleh pasukan keamanan dan di foto seolah mereka terlihat seperti anggota geng bersenjata."

Wartawan sejauh ini mengalami kesulitan untuk melakukan verifikasi terhadap sejumlah laporan karena keterbatasan akses yang diberikan oleh pemerintah Suriah.

Pemerintah Suriah sebelumnya mengatakan pengerahan pasukan ke kota Hama bertujuan untuk meredam aksi kelompok bersenjata yang menentang Presiden Bashar al-Assad.

Meskipun di lapangan menurut keterangan sejumlah aktivis aksi protes terhadap pemerintah berkuasa itu dilakukan tanpa senjata

Reaksi dunia

Langkah brutal yang dilakukan oleh pemerintah Suriah untuk meredam aksi protes warga di kota Hama mendapat kecaman dari sejumlah negara di kawasan Timur Tengah dan Eropa.

Sabtu kemarin, Gedung Putih mengatakan Presiden Barack Obama dan Raja Abdullah dari Arab Saudi sepakat untuk mengecam aksi Suriah.

"Mereka sepakat aksi brutal rezim pemerintahan Suriah yang mengedepankan kekerasan terhadap warganya harus dihentikan segera," kata Gedung Putih dalam pernyataannya.

PM Inggris David Cameroan juga mengecam aksi pemerintah berkuasa di Suriah.

Arab Saudi, Bahrain dan Kuwait juga telah menarik dubes mereka dari Damaskus sementara Menlu Turki Ahmet Davutoglu menggambarkan metode pasukan keamanan Suriah dalam menangani aksi di Hama sebagai hal yang tidak dapat diterima.