Pengungsi Palestina tinggalkan Latakia

Sedikitnya 4 orang pengungsi Palestina tewas akibat serangan militer pasukan Suriah di Latakia.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Sedikitnya 4 orang pengungsi Palestina tewas akibat serangan militer pasukan Suriah di Latakia.

Ribuan pengungsi Palestina di Kota Latakia, Suriah, meninggalkan penampungannya, akibat operasi militer Suriah yang membombardir kota pelabuhan itu.

Juru bicara PBB, Christopher Gunness, kepada BBC mengatakan sejauh ini belum ada tanggapan otoritas terkait terhadap upaya pertolongan kemanusiaan di lokasi pengungsian itu.

Sejauh ini disebutkan sedikitnya empat orang pengungsi Palestinia terbunuh dan belasan lainnya mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.

Kelompok anti pemerintah mengatakan, pasukan Suriah memerintahkan agar para pengungsi meninggalkan penampungan.

"Mereka cuma diberi dua pilihan, meninggalkan penampungan atau diperlakukan sebagai musuh," kata mereka.

Operasi militer Suriah yang menggunakan tank dan kapal perang di Latakia terhadap kelompok oposisi sudah memasuki hari ketiga.

Dilaporkan sedikitnya 30 orang tewas sejak hari Sabtu (13/8) dan penduduk berusaha meninggalkan daerah Ramel karena ditembaki pasukan pemerintah.

Turki peringatkan Suriah

Sementara itu, Turki mengeluarkan peringatan kepada Suriah agar mengakhiri penggunaan kekuatan senjata terhadap demonstran anti-pemerintah.

Menteri Luar Negeri Turki, Ahmet Davutoglu, mengatakan serangan terhadap warga sipil secara terus-menerus tidak bisa dimaafkan.

Wartawan BBC di Turki mengatakan, negara itu kini tampaknya sedang menyiapkan langkah-langkah mendukung upaya internasional terhadap pemerintah Suriah pimpinan Presiden Bashar al-Assad.

Sejumlah organisasi sosial mengklaim lebih dari 1.700 orang tewas dalam kerusuhan menentang Presiden Assad yang sudah berlangsung selama enam bulan.

Namun klaim ini sulit dikonfirmasi karena Pemerintah Suriah melarang wartawan dan media internasional untuk masuk ke Suriah.