Meksiko perketat keamanan Monterrey

casino arnos

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Sejumlah laporan menyebut korban terjebak karena pintu darurat terkunci.

Tiga ratus tentara tiba di kawasan utara kota Monterrey Meksiko setelah 52 orang tewas dalam peristiwa pembakaran sebuah Kasino.

Pejabat setempat juga menyebutkan 1.500 polisi dalam perjalanan guna meningkatkan keamanan dan membantu penyelidikan.

Presiden Meksiko Felipe Calderon menyebut serangan tersebut sebagai tindakan terorisme.

Seperti yang dilaporkan sebelumnya Kamis (25/08) dini hari kemarin sejumlah pria bersenjata masuk kedalam bangunan kasino, dan membakar gedung.

Seorang saksi mata menggambarkan kekacauan yang timbul dalam insiden tersebut.

"Tidak bisa melihat apa-apa dan asap menyumbat pernafasan kami, sejumlah orang tidak bisa sampai ke pintu keluar dan jatuh beberapa meter dari pintu,'' kata seorang perempuan.

"Kami semua ingin keluar bersamaan, ada banyak dorongan dan kami jatuh ke lantai.''

"Saya mendengar suara ledakan dan saya lari menyelamatkan diri,'' katanya kepada media setempat.

Tim penyelamat mengatakan telah selesai melakukan pencarian korban di gedung yang terbakar.

Otoritas setempat menyebut ada 52 orang yang tewas. 45 diantaranya berhasil diidentifikasi.

Tes DNA akan dilakukan bagi tujuh mayat tersisa karena kondisi mereka hangus terbakar dan tidak dapat dikenali

Petugas Penjaga Sipil Jorge Camacho mengatakan 17 korban berjenis kelamin pria dan 35 wanita, yang salah satunya diketahui sedang mengandung.

Camacho mengatakan mayoritas mayat ditemukan di dalam toilet dan kantor kasino, tempat dimana banyak karyawan dan pelanggan bersembunyi ketakutan ketika para lelaki bersenjata itu masuk kedalam bangunan.

Dia menambahkan korban tewas akibat kehabisan oksigen karena menghirup asap terlalu banyak.

Sejumlah laporan menyebut banyak korban terjebak akibat pintu darurat terkunci.

Jaringan kriminal

sketch

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, 30 juta peso bagi yang mengetahui tiga pelaku serangan ini.

Pemerintah telah merilis gambar tiga orang tersangka yang terkait dalam serangan pembakaran tersebut dan memberikan hadiah 30 juta peso atau sekitar Rp20 miliar bagi yang berhasil menangkap para pembakar tersebut.

Kejaksaan setempat menyatakan pelaku serangan terdiri antara delapan dan sembilan lelaki bersenjata.

Mereka menduga kelompok ini terkait dengan jaringan kriminal.

Ada dugaan pemilik kasino kemungkinan menjadi target karena mereka menolak membayar uang pemerasan kepada gang lokal.

Sabtu (27/08) kemarin, polisi federal dan tentara menggerbek 11 kasino di Monterrey dan kawasan sekitarnya,

Jaksa Agung, Leon Adrian de la Garza mengatakan kartel narkoba diyakini berada dibelakang serangan tersebut.

Kekerasan di Monterrey dan negara bagian Nuevo Leon semakin meningkat karena kelompok Zetas dan kartel Teluk mengontrol jalur penyelundupan narkoba ke AS.

Gang narkoba juga sering kali terlibat dalam kasus penculikan, pemerasan dan pembunuhan.