Pasukan NTC Libia masuki Sirte

Pasukan anti Gaddafi

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Pasukan NTC Libia merobohkan pertahanan di bagian selatan dan barat Sirte.

Pemerintah sementara Libia mengatakan pasukan mereka telah memasuki wilayah Sirte, salah satu tempat yang dikuasai oleh pendukung Kolonel Muamar Gaddafi.

Jurubicara Dewan Transisi Nasional NTC Libia mengatakan pasukan anti-Gaddafi telah merobohkan pertahanan di bagian selatan dan barat Sirte tetapi masih menghadapi perlawanan.

Pasukan NTC - membuat pertahanan dari Misrata, yang berjarak sekitar 200 km di bagian barat atau sekitar 8-10 km dari pusat kota.

Mereka menghadapi perlawanan dari pendukung Gaddafi dan telah memukul mundur sampai beberapa kilometer.

Ali Gliwan dari NTC mengatakan kepada Kantor Berita Associated Press, pasukan pemerintah sementara telah mencapai pusat kota Sirte, dan mereka tengah bertempur dengan penembak jitu dan pasukan elit Gaddafi.

Empat orang pasukan NTC tewas dan tujuh orang terluka, seperti diberitakan AFP.

Perlawanan

Jurubicara Kolonel Gaddafi, Moussa Ibrahim, mengatakan kepada TV Suriah, bahwa "ribuan relawan" telah bersiap untuk "membebaskan Libia" dari NTC.

"Ada ribuan orang relawa muda yang siap menghadapi," kata dia melalui telepon kepada media yang mendukung Gaddafi, al-Rai channel.

"Kami sebenarnya kuat. Kami memiliki kapabilitas, kekayaan dan rencana untuk membebaskan seluruh Libia," tambahnya.

Sementara itu, di Tripoli pemerintah sementara mulai menjalankan kekuasaan. Kamis kemarin, pemimpin NTC, Mustafa Abdul Jalil menerima kunjungan Perdana Menteri Inggris David Cameron dan PM Prancis Nicolas Sarkozy.

Kedatangan mereka dijaga dengan ketat oleh pasukan keamanan.

Mereka menjanjikan dukungan bagi NTC dan mengumumkan beberapa pengurangan sanksi, termasuk mencabut pembekuan dana aset Libia dan memberikan pinjaman untuk pembersihan wilayah yang terkena bom.