PBB akui pemerintah sementara Libia

Majelis Umum PBB memberikan kursi Libia di PBB untuk Dewan Peralihan Nasional (NTC), pemerintah sementara Libia.
Hasil pemungutan suara di Majelis Umum menunjukkan 114 mendukung NTC dan 17 negara menentang.
Beberapa negara berhaluan kiri di Amerika Selatan menentang pemberian kursi ini kepada NTC sementara beberapa negara Afrika meminta penundaan keputusan tentang kursi Libia di PBB.
Dengan pengakuan ini Ketua NTC Mustafa Abdul Jalil bisa menghadiri sidang PBB pekan depan di New York.
Jalil dijadwalkan bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan beberapa pemimpin negara lain di sela-sela sidang PBB.
Sekitar 90 negara mengakui NTC sebagai pemerintah yang sah di Libia.
Menyusul jatuhnya Tripoli ke tangan pasukan anti-Gaddafi, para pemimpin NTC memindahkan pusat kegiatan mereka dari Benghazi ke ibukota Libia tersebut pekan ini.
Sejak Maret lalu Libia tidak mewakili duta besar di PBB sejak Gaddafi menarik Abdulrahman Shalgham, yang kemudian memihak ke pemberontak.
Para wartawan mengatakan diperkirakan Shalgham akan menjadi wakil NTC di PBB.





























