DK PBB mulai bahas permohonan Palestina

Stiker dukungan Palestina

Sumber gambar, BBC World Service

Keterangan gambar, Banyak dukungan internasional pada Palestina, namun AS mengatakan akan memveto permohonannya.

Dewan Keamanan PBB akan mulai membahas permohonan yang diajukan pemimpin Palestina Mahmoud Abbas untuk mendapat keanggotaan tetap dalam lembaga internasional itu, Senin (26/9).

Untuk disetujui permohonan ini membutuhkan sedikitnya sembilan dari 15 anggota DK, namun AS sudah menyatakan akan menggunakan kekuatan vetonya untuk mementahkan permohonan tersebut.

Para diplomat menyebut kemungkinan butuh berminggu-minggu sebelum pembahasan sampai pada keputusan untuk pengambilan suara.

Abbas pada pekan lalu mendesak agar Dewan yang berkedudukan di New York ini mendukung keanggotaan sebuah negara merdeka dengan dasar perbatasan dengan Israel seperti berlaku sebelum 1967. Israel membalas dengan mengatakan mendesak kembali dilangsungkannya perundingan damai tanpa syarat.

Pembicaraan untuk menuju perdamaian macet antara dua negara pada bulan September tahun 2010.

Kubu Palestina memilih keluar sidang sebagai protes atas diteruskannya pembangunan pemukiman Yahudi di wilayah yang diduduki di Tepi Barat.

Menurut Palestina perundingan tidak dapat dilangsungkan selama Israel terus memperluas pemukiman Yahudi di wilayah yang dianggap sebagai hak Palestina.

Namun dalam pidatonya di depan sidang PBB, PM Benyamin Netanyahu berdalih persoalannya bukan pada pemukiman namun pada pasal bahwa Palestina menolak keberadaan Israel sebagai negara Yahudi.

Seruan Kuartet Timur Tengah

Sambutan meriah diberikan pada Mahmoud Abbas saat mendarat di Tepi Barat setelah kunjungan ke New York, Minggu (25/9).

Kepada massa yang bersorak riuh pria berambut putih itu mengatakan tekadnya untuk tetap menolak bicara dengan Israel tanpa pembekuan pembangunan pemukiman Yahudi.

"Kita tekankan pada semua pihak bahwa kita ingin memperoleh hak kita melalui jalur damai, melalui negosiasi tapi bukan sembarang negosiasi," katanya di depan ribuan orang yang berkumpul di depa kantornya di Ramallah.

Aksi mendukung Palestina

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Veto di DK PBB bisa terjadi setelah beberapa minggu permohonan Palestina masuk.

"Kita akan pakai hukum internasional sebagai dasar perundingan, dan penghentian seluruh kegiatan pemukiman," tambah Abbas yang dikenal dengan nama perjuangan Abu Mazen.

Sementara kepada BBC, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan agar Palestina setuju berunding lagi tanpa syarat.

"Perundingan tidak akan pernah berakhir kecuali dimulai dulu," kata Netanyahu.

"Kalau kita terus berunding tentang perundingan itu sendiri, dimana ini yang terjadi selama 2,5 tahun ini, kita tidak akan kemana-mana."

Empat pihak yang mencoba jadi penengah konflik, AS, PBB, Uni Eropa dan Russia, telah menyerukan agar Israel dan Palestina melanjutkan perundingan damai dalam sebulan ini dan menargetkan tercapai kesepakatan damai akhir tahun depan.