Kawasan industri Thailand dievakuasi

Pekerja pabrik mengusung kantong pasir

Sumber gambar, BBC World Service

Keterangan gambar, Karyawan pabrik di kawasan industri berusaha mencegah banjir masuk

Pihak berwenang Thailand memerintahkan evakuasi kawasan industri Navanakorn di luar kota Bangkok karena kenaikan permukaan air banjir Senin (17/10).

Sejumlah pejabat mengatakan sebagian tanggul telah jebol dan air mengalir ke kawasan industri yang ditempati sekitar 250 pabrik dengan 200.000 karyawan.

Sebanyak 1.000 tentara dan pekerja pabrik melakukan gotong-royong mengisi kantong pasir, memperbaiki tanggul dan menutup lubang-lubang selama akhir pekan.

Perdana Menteri Yingluck Shinawatra kemarin menyatakan optimis kawasan industri Navanakorn aman dari banjir tetapi hari ini mengakui berbagai upaya telah gagal.

"Saya merasa sedih air memasuki kawasan industri karena kita telah lama mencegah air banjir masuk ke kawasan industri," kata perdana menteri seperti dikutip Bangkok Post.

Dia mengatakan tanggul-tanggul jebol karena hujan deras selama akhir pekan, air pasang dan karena aliran air banjir dari bagian utara.

Sejauh ini Navanakorn bukanlah satu-satunya kawasan industri yang dilanda banjir.

Elektronik dan mobil

Lima kawasan industri di provinsi Ayutthaya juga telah rusak, termasuk Factory Land yang terendam banjir sedalam 1,5 meter. Para wartawan mengatakan kawasan pusat industri di sebelah utara ibukota mengalami dampak terparah.

Banyak kawasan industri ini ditempati pabrik internasional maupun lokal dan sebagian memproduksi komponen mobil dan elektronik.

Beberapa perusahaan besar antara lain Toyota dan Honda terpaksa menghentikan produksi sementara karena gangguan pada pabrik di Thailand.

Banjir di Ayutthaya

Sumber gambar, BBC World Service

Keterangan gambar, Kegiatan bisnis dan aktivias warga masih akan terganggu selama beberapa hari ke depan

Perdana Menteri Yingluck dijadwalkan bertemu dengan kalangan pengusaha untuk membicarakan kemungkinan pemberian bantuan kepada perusahaan-perusahaan yang terkena banjir.

Banjir ini melanda beberapa provinsi bagian utara dan dataran rendah bagian tengah dan sejauh ini telah menewaskan tiga ratus orang. Hari ini penduduk ibukota Bangkok bisa bernafas agak lega setelah dinyatakan waspada selama beberapa hari terakhir karena kekhawatiran diterjang banjir dari daerah lain, pasang tinggi dan hujan deras.

Para pejabat mengatakan tanggul yang telah diperkuat di sekitar Bangkok diharapkan bisa menahan banjir.