Chavez bantah klaim mantan dokternya

Hugo Chavez

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Chavez mengatakan dia sudah bebas dari sel kanker.

Tim medis Presiden Venezuela, Hugo Chavez membantah klaim seorang dokter yang pernah menangani Chavez dan menyatakan bahwa sang presiden hanya dapat bertahan dua tahun dari penyakit kanker yang dideritanya.

Dokter Salvador Navarette yang mengaku pernah menangani Chavez ini mengatakan kanker yang diderita sang presiden adalah jenis kanker yang agresif dan mengatakan sisa usia Chavez mungkin tinggal dua tahun lagi akibat penyakit yang dideritanya ini.

Namun pernyataan Navarete yang dimuat oleh sebuah media asal Meksiko awal pekan lalu tersebut segera dibantah oleh tim medis yang menangani Chavez.

"Presiden telah mendapat diagnosa dan perawatan sedini mungkin kalau dilihat dari kasus kanker yang diihadapinya. Subyek (Chavez) kasus ini juga telah mengikuti perawatan yang semestinya, statusnya saat ini sangat memuaskan dengan perkiraan sembuh yang bagus," kata Dokter Fidel Ramirez dalam sebuah pernyataan kepada media yang disiarkan oleh televisi di Venezuela.

Dalam siaran yang berlangsung di rumah sakit militer utama di Karakas ini, Ramirez ditemani oleh dua dokter lain yang juga ikut merawat Chaves.

Penjelasan ini merupakan keterangan resmi pertama yang diberikan tim medis Chavez tentang kondisi kesehatan sang presiden.

Dalam keterangan tersebut mereka juga mengatakan bahwa Salvador Navarrete tidak mendapat informasi soal ini dan dia juga jarang bertemu dengan Chavez sekitar sepuluh tahun lalu.

"Navarrete bukan dokter Chavez atau pihak yang dipercaya atau keluarganya."

Meski demikian ketiga dokter yang memberikan keterangan resmi itu tidak menjelaskan jenis kanker apa yang diderita oleh Chavez.

Kerahasiaan penuh

Navarete sendiri saat ini telah melarikan diri ke luar negeri bersama keluarganya begitu wawancara itu dimuat oleh media lokal pada hari Jumat lalu.

Dalam sebuah wawancara dengan majalah Milenio dia mengatakan telah merawat Chavez sekitar sepuluh tahun lalu dan terus berhubungan dengan keluarga dan tim medis sang presiden.

Dia mengatakan Chavez menderita kanker yang sangat serius yaitu sarkoma dan bersarang pada pinggulnya.

Navarrete mengatakan dia mendapat informasi ini dari keluarga Chavez.

"Saya khawatir presiden dan keluarganya tidak mengetahui betapa besar bahaya penyakit ini karena ditangani dengan kerahasian penuh," katanya.

Chavez sendiri menolak dikatakan dirinya sudah tidak mampu lagi berkuasa karena kondisi kesehatannya, beberapa waktu lalu dia bahkan menyatakan siap maju pada pemilu tahun 2012 mendatang dan siap memimpin enam tahun lagi.

Chavez juga sudah beberapa kali ke Kuba untuk menjalani perawatan penyakit kankernya.