Dewan Keamanan PBB kecam bom Suriah

Sumber gambar, AP
Dewan Keamanan PBB mengecam ledakan bom bunuh di ibukota Suriah, Damaskus, yang disebutkan menewaskan sekitar 44 orang dan lebih dari 150 terluka.
Jumlah korban tewas dan terluka itu merupakan keterangan resmi pemerintah Suriah.
Seluruh anggota dewan yang berjumlah 15 orang menyebutkan aksi terorisme itu tidak dapat dibenarkan.
Tetapi masih berlangsungnya protes di Suriah, pasti akan mengadopsi resolusi berkaitan dengan masalah itu.
Suriah menyalahkan Al-Qaida dibalik serangan Jumat (23/12) kemarin, tetapi kelompok oposisi mengatakan peristiwa itu dilancarkan oleh pemerintah untuk membenarkan kekerasan terhadap pemrotes.
Kekerasan berlanjut
Serangan bom terjadi sehari setelah pemantau Liga Arab tiba di Suriah.
Satuan tugas Liga Arab memantau apakah pemerintah mengikuti kesepakatan damai yang meminta seluruh pasukan ditarik mundur dari jalanan, dengan tujuan untuk mengakhiri kekerasan.
Tetapi, aktivis HAM dan Oposisi mengatakan pembunuhan terus terjadi pada Jumat, ketika pasukan keamanan menembak mati 12 orang sipil.
Sementara Pemerintahan Presiden Bashar al-Assad mengatakan peristiwa itu merupakan baku tembak dengan kelompok bersenjata.
Lebih dari 500.000 orang tewas dan ribuan lain ditahan sejak protes anti pemerintah terjadi di Suriah sejak Maret lalu, kata PBB.
Klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen, karena media asing masih dilarang melakukan reportase dari Suriah.





























