AS menyesalkan keputusan Kuba

Alan Gross

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Alan Gross ditangkap karena membagikan perlengkapan internet bagi komunitas Yahudi di Kuba.

Departemen Luar Negeri AS menyesalkan kebijakan Kuba yang tidak memasukan seorang warga AS dalam daftar tahanan yang dibebaskan.

Seperti yang diberitakan sebelumnya Kuba dalam beberapa hari mendatang akan membebaskan 2.900 tahanan.

Kebanyakan adalah tahanan politik, tetapi Alan Gross seorangan warga AS tidak termasuk dalam daftar yang dibebaskan.

"Jika ini ini benar, maka kami sangat kecewa dan menyesalkan pemerintahan Kuba yang tidak menggunakan kesempatan ini untuk mengajukan pembebasan atas dasar kemanusiaan bagi Gross pada saat Natal,'' kata Mark Toner, seorang juru bicara Departemen Luar Negeri.

Dia menambahkan kesehatan Gross terus menurun dan keluarganya menderita selama bertahun-tahun mengharapkan kebebasannya.

Dalam pernyataannya, Toner mengatakan Gross - yang dipenjara karena memasukan perlengkapan internet ke Kuba - harus dikembalikan ke keluarganya ''tempat dia berada''.

Kejahatan serius

Saat mengumumkan rencana pembebasan ribuan tahanan, Presiden Raul Castro mengatakan kebijakan itu sebagai niat baik pemerintahan setelah beragam permintaan dari keluarga dan institusi keagamaan.

Presiden Castro mengatakan 86 tahanan asing dari 25 negara akan dibebaskan, dan para diplomat negara mereka berasal akan segera diinformasikan.

Bagaimanapun Dewan Negara Kuba menekankan bahwa pembebasan tidak berlaku bagi tahanan kriminal serius seperti, spionase atau penyelundup narkoba.

Penolakan Havana untuk membebaskan Gross menyebabkan hubungan kedua Kuba dan AS membeku.

Gross, 61, ditangkap Desember 2009 saat mengantarkan komputer dan perlengkapan komunikasi ke komunitas Yahudi di Kuba. Dia dinyatakan bersalah dalam persidangan dan dipenjara bulan Maret 2011.

Bagi negara komunis seperti Kuba, tindakan Gross ini dianggap sebagai ancaman serius bagi negara.

Kuba membantah memenjarakan setiap lawan politik dengan mengatakan bahwa mereka adalah prajurit upahan AS yang bertujuan untuk membuat pemerintahan Kuba tidak stabil.