Uni Eropa kritik penurunan peringkat utang

Sumber gambar, Reuters
Pejabat ekonomi Uni Eropa mengkritik penurunan peringkat utang sembilan negara zona Eropa oleh lembaga pemeringkat Standard and Poor's.
Komisioner hubungan ekonomi Olli Rehn mengatakan kebijakan itu "tidak konsisten" karena zona eropa telah mengambil "tindakan yang tegas" untuk mengakhiri krisis utang.
Pejabat senior Eropa lain, juga mengkritik langkah lembaga pemeringkat utang tersebut.
Rehn mengatakan dia menyesal dengan keputusan yang diambil oleh S&P's dan mengatakan wilayah Eropa telah mengambil "tindakan yang tegas sebagai langkah untuk mengatasi krisis" dan membuat kemajuan dalam meredakan gejolak pasar keuangan.
"Sekarang sangat penting untuk memfinalisasi dengan secepatnya keistimewaan dan kepraktisan dari mekanisme stabilitas Eropa, kata dia.
Standard and Poor's mengkritik upaya blok negara eropa itu dalam menangani krisis, dengan mengatakan penghematan dan disiplin anggaran tidak cukup untuk mengatasinya, dan berisiko untuk gagal.
Penurunan peringkat utang - termasuk Prancis dari peringkat AAA - diumumkan Jumat (13/1) lalu.
Italia, Spanyol, Cyprus dan Portugal mengalami penurunan peringkat utang. Sementara Jerman tetap mendapatkan peringkat AAA.
Bukan malapetaka

Sumber gambar, AP
Mekanisme stabilitas Eropa merupakan dana penyelamat permanen zonaeropa.
Menteri Keuangan Prancis Francois Baroin mengatakan kehilangan peringat AAA bukan merupakan "malapetaka" dan menekankan Prancis masih memiliki peringat AA+.
"AS yang merupakan kekuatan ekonomi besar, diturunkan (peringkat utangnya) pada musim panas lalu," kata dia kepada televisi France-2. Dan menyebut warga Prancis tidak harus khawatir dengan kondisi itu.
Presiden Kelompok Eropa Jean-Claude Juncker mengatakan negara zona eropa telah memutuskan melakukan "apa yang harus dilakukan" untuk meningkatkan pertumbuhan.
Sementara itu, perundingan restrukturisasi utang Yunani gagal mencapai kesepakatan pada Jumat (13/1), dan meningkatkan kekhawatiran akan kebangkrutan.
Bursa saham pada penutupan akhir pekan ini pun anjlok, akibat kabar penurunan utang AS dan Eropa.
S&P's menyebutkan peringkat utang Prancis diturunkan menjadi AA+. Tetapi negara itu tetap memiliki peringat AAA dari lembaga pemeringkat lainnya Moody's dan Fitch.
Austria, juga mengalami nasib yang sama dengan Prancis, peringkat utangnya diturunkan menjadi AA+.
Sementara peringkat utang Italia turun dari A menjadi BBB+. Peringkat utang Portugal dari BBB- ke peringkat 'sampah' BB- yang menunjukan kondisi utangnya memiliki tingkat risiko tinggi.





























